Saturday, January 21, 2012

Senyum Untukmu yang Lucu

"Basonya aja ya mang, jangan pakai bawang & seledri.. Aa bener engga mau?" tanya Tia, gadis manis yang baru seminggu menjadi istriku.

Aku menggeleng. "Aa lagi ingin ngemil perkedel.. Neng mau bikinin?" tanyaku.

"Oke deh, nanti yah neng bikinin abis makan baso.." Tia melahap baso kesukaannya.

~~~~~

"Gimana? Enak?" tanyanya, saat perkedel buatannya sudah selesai. Maklum, dia baru mulai belajar masak.

"Mmmm.. Mmmm.." aku mengunyah pelan-pelan, tidak langsung menjawab.

"Gimana a?" bibir bawahnya digigit, tanda cemas menunggu jawabanku.

"Mmmm.. Enak neng.. Top markotop.." aku mengangkat kedua jempol tanganku.

"Serius? Alhamdulillah.." Tia kelihatan lega. Dia pun mengambil satu buah dan ikut memakannya.

Satu gigitan dan ekspresinya berubah. "Ih, aa bohong.. Rasanya aneh gini ko dibilang enak.." bibirnya cemberut.

"Loh, beneran enak ko neng.." aku mengambil perkedel yang kedua.

"Ini aneh aa.. Bumbunya tuh ada yang engga pas, tapi apa yah.. Aa engga usah pura-pura gitu supaya neng seneng.. Neng tuh butuh kritik membangun bukan harapan palsu.." dia masih cemberut.

"Ah kalau aa kritik, pasti neng tetap bakal cemberut juga.." aku menggodanya.

"Tuh kan, berarti memang engga enak kan.." Tia malah makin cemberut.

Aku pun tersenyum. "Ih malah senyum senyum lagi..!" Tia kelihatan kesal.

"Soalnya neng tuh lucu.. Kan neng engga suka seledri, tapi bikin perkedelnya ko pake seledri.." aku menjelaskan.

"Oiya, pantas rasanya aneh.. Memang sengaja bikinnya pakai seledri, kan aa suka seledri.." Tia ikut tersenyum setelah tau masalahnya dimana.

"Ya engga usah pakai seledri kalau neng engga suka. Aa kan bisa menyesuaikan.." kataku.

"Neng itu sayang banget sama aa.. Makanya ingin memberikan yang terbaik buat aa.." Tia menjelaskan sambil berusaha menghabiskan perkedel yang dia (tidak) suka.

"Aa juga sayang banget sama neng. Jadi daripada kita ngeributin seledri, mending kita ngelakuin yang lain aja yuk.." aku mengedipkan mataku, yang dijawab dengan anggukan bersemangat oleh Tia.

#15HariNgeblogFF Hari-10

2 comments :

  1. ya namanya pengantin baru mba, ngapain lagi kalo bukan....

    bukain kado yang masih numpuk di pojokan kamar :D

    ReplyDelete