Wednesday, February 27, 2013

Mantan Terindah

Trisa

"Truth or dare?"

"Hmmm.. Truth aja deh.."

"Oke.. Sebutin siapa mantan terindah lo?"

Mendengar pertanyaan yang baru disebutkan itu sontak membuat semua anak-anak bersorak-sorai.

Pikiranku langsung melayang pada sosok Andra dan tiba-tiba sebuah suara di kepalaku menyanyikan sebuah lagu yang dibawakan oleh Kahitna, Mantan Terindah.

"Hmmm.. Aris.." setelah beberapa lama menimbang-nimbang, dengan pipi yang bersemu merah akhirnya Alisa menjawab siapa mantan terindahnya.

Sekonyong-konyong semua mata mengalihkan pandangannya pada Aris, dan ledekan pun menghujani lelaki manis berkacamata itu. Aris, yang kini menjadi pusat perhatian hanya menanggapi dengan memamerkan senyuman lebarnya.

Untung bukan aku yang mendapat pertanyaan itu. Tentunya aku akan mati kutu memikirkan jawabannya. Tidak mungkin aku menyebutkan nama Andra sebagai mantan terindahku, sementara ada Bima di sini. Bisa-bisa hubunganku dan Bima menjadi kacau hanya gara-gara pertanyaan keramat itu.

Andra

Yeah! Malam tahun baru ini aku jomblo lagi. Terpaksa aku terima tawaran Si Ijoel untuk bermain Play Station semalaman di rumahnya.

Saat aku tiba di rumah Ijoel, sudah ada Fahmi dan Tomi yang sudah lebih dulu tiba.

"Halo Bro.." aku menyapa mereka semua.

"Eh ada Si Andra juga.." kata Tomi.

"Enggak malem taun baruan sama cewek lu?" tanya Fahmi.

"Cewek gue yang mana?" aku balik bertanya.

"Ah dasar, sok playboy lu! Pura-pura bingung cewek yang mana? Emang cewek lu ada berapa sih.." Ijoel berkomentar sambil tertawa.

"Itu loh, cewek yang pernah lu bawa waktu kita karaoke bareng.. Yang rambutnya panjang, yang wajahnya imut mirip Sherina Munaf.." lanjut Fahmi.

Aku tahu persis siapa yang dimaksud Fahmi, satu-satunya perempuan yang memporakporandakan hidupku. Siapa lagi kalau bukan Trisa.

"Dia bukan cewek gue.. Udah ah enggak usah dibahas.. Aib!" jawabku.

Mendengar jawabanku yang ketus, mereka pun tidak berkomentar lagi.

Ah Trisa! Aku menyukai dia sejak pertama kali aku mengenalnya. Trisa memang tidak pernah membalas pernyataan cintaku. Tapi tatapan matanya dan segala bentuk perhatiannya padaku sudah cukup untuk menjawab semuanya.

Aku mempunyai harapan yang besar pada Trisa meskipun aku tidak tahu akan dibawa kemana hubungan ini. Sampai suatu hari dia berkata agar aku tidak perlu menemuinya lagi. Duniaku rasanya runtuh. Dengan bodohnya aku menanggalkan harga diriku sebagai lelaki dan memohon-mohon padanya untuk tidak meninggalkanku. Usaha yang sia-sia karena Trisa lebih memilih Bima-pacarnya, daripada aku yang hanya selingkuhannya.

~~~~~

#FF2in1
Sesi 27 Februari 2013
Tema pertama: 'Mantan Terindah' - Kahitna

2 comments :

  1. tapi klo cinta tidak diungkapkan itu semacam perjanjian tidak tertulis aja yah, tetep rasanya kek digantung di ujung layang2 :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. soalnya udah punya pacar, jadi malu ngungkapinnya hehe..

      Delete