Monday, December 21, 2015

Tips Mengendarai Mobil bagi Pemula


Sudah beberapa bulan terakhir ini saya menjemput Jav menggunakan mobil. Yeay! Bukannya mau gaya-gayaan, tapi karena terpaksa. Soalnya Jav itu kan pulang sekolah pukul 11, kadang main dulu sampai pukul 12. Kebayang kan, pukul segitu sinar matahari teriknya seperti apa. Kalau saya memakai sepeda, sinar ultravioletnya berbahaya untuk kesehatan kulit.

Suami juga sudah lama menyuruh saya untuk menggunakan mobil setiap beberapa hari sekali. Kasihan mobilnya menganggur, selama suami di luar kota. Hasilnya, beberapa waktu yang lalu harus ganti aki karena soak, enggak pernah dipakai, heuheu....

Dan ternyata, setelah saya agak berani mengendarai mobil (enggak jauh-jauh sih), manfaatnya lumayan terasa. Seperti ketika saya harus mengambil data dan rapat koordinasi di kantor konsultan tempat saya bekerja freelance. Karena untuk menuju ke sana enggak ada angkutan umum yang lewat. Biasanya sih diantar jemput sama orang kantor, tapi enggak enak juga kalau terus-terusan.

Atau ketika Jav sedang sakit seperti kemarin. Saya enggak perlu menyusahkan orang tua untuk titip membeli obat. Jav bisa ikut saya membeli obat, dan menunggu di dalam mobil. Aman deh Javnya enggak terkena angin.

Begitu juga ketika musim yang sudah berganti beberapa minggu terakhir ini. Kadang dari pagi sudah hujan. Untung saya sudah berani membawa mobil, jadi enggak perlu bolos sekolah karena hujan. Soalnya kalau pakai sepeda, saya belum punya jas hujannya.

Tapi sesungguhnya, sampai sekarang saya masih sering merasa deg-degan setiap membawa mobil. Memang enggak separah waktu pertama kali. Sudah enggak terlalu lemas seperti dulu. Iya, dulu tuh kalau sudah berhasil kembali ke rumah dengan selamat, rasanya bahagia dan lega, tapi badan rasanya lemas sekali. Lebih melelahkan daripada mengendarai sepeda, hihihi....

Makanya saya penasaran, ada enggak sih teman-teman yang seperti saya? Yang sedang berjuang mengumpulkan keberanian setiap membawa mobil di rimba lalu lintas yang ramai dan padat :D Kalau ada, saya punya tipsnya nih. Tips supaya berani ya, bukan tips teknik menyetir. Serta tips pun untuk pemula, bukan untuk teman-teman yang sudah bisa menyetir sambil berdandan :p

Pertama, percaya diri. Kalau sudah lulus mempelajari teknik menyetir mobil (bisa menyalakan mobil, bisa maju-mundur dan belok kanan-kiri, bisa berhenti dan maju lagi di tempat yang menanjak, serta bisa memarkirkan mobil) enggak perlu ragu. Dan jujur, saya merasa lebih percaya diri ketika menyetir mobil sendiri daripada ketika ditemani suami. Kalau ada yang menenami, suka takut salah. Sedangkan kalau sendiri, merasa lebih bertanggungjawab.

Kedua, posisi yang aman dan nyaman. Sebelum menyalakan kendaraan, atur dulu posisi kursi dan spion. Pastikan persneling pada posisi netral. Serta jangan lupa gunakan safety belt. Dan ketika hendak menggerakkan mobil, pastikan rem tangannya sudah kembali ke posisi semula. Dulu saya selalu lupa pada yang terakhir ini. Ya iya mobilnya enggak bisa maju :D

Ketiga, buka jendela. Bagi saya, bagian paling mengerikan saat menyetir mobil yaitu ketika membawa mobil ke luar dari komplek menuju jalanan yang padat. Susah.... Solusinya, yaitu buka jendela agak rendah. Tujuannya bukan untuk memperlihatkan wajah saya yang cantik, tapi untuk memperlihatkan wajah saya yang memelas. Sudah beberapa kali terbukti berhasil loh, hehehe....

Keempat, matikan musik. Berisik. Maklum masih pemula, butuh suasana yang tenang.

Kelima, perhatikan komposisi gas. AC mati ataupun menyala, membutuhkan komposisi gas yang berbeda.

Keenam, ingat posisi tangki bensin. Saya pernah panik ketika sudah masuk pom bensin tapi saya lupa di mana letak tangki bensinnya. Untung ada Jav yang hafal dan langsung memberi tahu saya. Fiuh....

Terakhir, santai. Apapun yang terjadi di jalan, enggak perlu panik. Ketika ada motor yang menyalip, tetap tenang. Ketika ada mobil di belakang yang mengklakson, jangan grogi. Karena kalau grogi, mesin mobil bisa mati, dan kita pun menjadi semakin panik lagi.

Ada tambahan? ;)

23 comments :

  1. terpenting, yang pertama dan terakhir, percaya diri dan santai...


    jangan lupa doa juga ya

    ReplyDelete
  2. jadi ingat dulu sekali waktu belajar nyetir...habis nyetir pasti kakinya gemetaran...apalagi mobbil yg sy pake mobil rentalan.... :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hihihi... saya jg gemeteran tp pura2 cool d dpn suami :D

      Delete
  3. Pertama dan terakhir itu masalah awal kebanyakan orang :D
    Saya baru 2x belajar dan sepertinya belum bis asantai, taku menggores kendaraan orang lain :D

    ReplyDelete
  4. wah, keren mbak udah berani bawa mobil sendiri..

    saya kapan ya.. :D

    ReplyDelete
  5. Bisa disave buat masa depan (saat punya mobil) :D

    ReplyDelete
  6. menurut saya mendengarkan musik ketika berkendara nggak boleh yah, jangan kan untuk pemula, yang udah biasa mengendarai mobil pun dilarang. jadi bagi pemula hati hati yosh

    ReplyDelete
    Replies
    1. Asal musiknya ga berlebihan sih hrsnya ga apa2, yg jelas ga boleh itu ya nyetir sambil main gadget

      Delete
  7. Ada hikmahnya jugaa ya, Mbak. Jav bisa ikut ke manapun pergi.

    Musik bukannya bisa bikin tenang, Mbak? :D

    ReplyDelete
  8. Aku belum berani latihan nyetir mobil. :D *masukin resolusi ah*

    ReplyDelete
  9. bookmark dulu,, siapa tau tahun depan punya mobil, jadi bisa baca tips2 mbak nathalia ini :-D

    ReplyDelete