Friday, June 9, 2017

Menginap di Pullman Jakarta Central Park


Beberapa waktu yang lalu--atau lebih tepatnya ketika acara ZenFinity 2017 kemarin, saya dan teman-teman blogger dari luar Jabodetabek mendapatkan kesempatan menginap di hotel Pullman Jakarta Central Park. Sejujurnya saat itu merupakan pengalaman pertama saya menginap di hotel di Jakarta. Biasanya menginap di rumah saudara, rumah teman, atau apartemen kantor suami. Bagaimana rasanya? Berikut pengalaman saya.

Lobby dan Koridor
Saya bersama rombongan dari Bandung tiba di hotel mewah ini sekitar pukul empat sore. Setelah melalui sistem keamanan yang ketat, kami langsung masuk ke lobby. Lobby-nya enggak terlalu besar serta memiliki desain pop art yang modern dan dinamis.


Check-in enggak dilakukan di lobby tapi di ruang Drexel, tempat registrasi yang diatur oleh panitia dari ASUS. Di sepanjang perjalanan menuju tempat tersebut, saya menemukan banyak sofa dan meja, baik untuk menunggu atau mengadakan pertemuan kecil. Dan yang menarik, layaknya galeri seni, bertebaran juga karya seni (patung, lukisan, hologram, dan lain-lain) yang menurut saya sangat unik. Ada lantai dengan hologram semut-semut yang bisa bergerak apabila diinjak, ada pula patung bayi yang bisa mengeluarkan suara. Begitu pun di sepanjang lorong menuju kamar. Dindingnya ramai dipenuhi berbagai lukisan yang menyegarkan mata.


Room
Saya dan Mbak Dedew mendapat kamar tipe Deluxe Room yang berada di lantai tiga (plus dua belas) dengan pemandangan berupa perpaduan hamparan Kota Jakarta, gedung sebelah, dan kolam renang. Berhubung saat itu Mbak Dedew--yang sudah tiba di hotel sejak siang--sedang nongkrong di kamar lain, jadi saya leyeh-leyeh sendiri saja. Sambil menikmati internet kencang dari wifi di kamar hotel. Sayang, di ballroom (tempat acara ZenFinity berlangsung) fasilitas wifi ini enggak tersedia.


Ukuran kamarnya enggak terlalu luas, namun memiliki fasilitas standar selayaknya hotel bintang lima. Di antaranya yaitu kasur queen size yang nyaman, air conditioner, dan televisi. Dilengkapi dengan lemari berisi bathrobe, safety box, dumble, setrika, dan matras yoga. Serta lemari makanan berisi complimentary dan mini bar. Complimentary-nya seru loh, ada mesin penyeduh kopinya juga. Sedangkan mini barnya dikunci. Kalau mau dibuka harus menyimpan sejumlah uang untuk deposit terlebih dahulu.


Toilet amenities-nya lengkap, ada hair dryer juga. Nah, yang unik lagi yaitu area kamar mandinya yang terbuka, tepat berada di sebelah tempat tidur. Toilet serta shower-nya sih tertutup, tapi berada di tempat yang terpisah, menclok-menclok gitu. Kalau menginap bersama pasangan sih, cuek saja. Tapi kalau menginap bersama orang lain? Hmmm menurut saya sih jadi kurang praktis.


Selain itu, ada sedikit kekurangan yang saya rasakan di kamar tersebut. Ini sih sepertinya untung-untungan atau kebetulan saja. Pertama yaitu saluran wastafelnya yang bocor. Enggak banyak, jadi enggak terlalu bermasalah. Kedua, suhu air conditioner yang enggak bisa diubah. Sudah diganti, selalu kembali lagi ke suhu awal. Untungnya ketika itu alergi dingin saya enggak terlalu parah. Serta terakhir, air panas yang proses pemanasannya lama. Baru menghangat setelah saya selesai mandi, huft....

Food
Makanan di Collage--restoran di hotel--yang memiliki konsep open kitchen ini, benar-benar memuaskan. Lengkap dan bervariasi. Menyediakan bermacam pilihan menu dari berbagai negara. Indonesia, Jepang, India, Barat, dan lain-lain. Jadi, saya yang selama hamil ini sedang anti makan nasi putih, bisa tetap menikmati. Meskipun pelayannya sangat ramah dan dengan senang hati menerangkan, saya enggak berani mencoba yang aneh-aneh. Jadi hanya mencicipi yang sudah familiar saja.


Sayang, saya lupa mendokumentasikan menu makan malamnya. Yang pasti beberapa di antaranya yaitu pasta dan pizza. Kesukaan saya banget, hohoho.... Tapi kalau sarapan dua kali di sana, ada fotonya nih. Semuanya enak. Saat ditanya berapa harganya, ternyata Rp 300.000-an per orang. Wow, pantas mantap. Kalau enggak malu, pokoknya betah banget berlama-lama di restoran ini, hihihi....


Fasilitas Lain
Sebenarnya banyak sekali fasilitas yang disediakan hotel ini. Namun karena acaranya padat, jadi enggak ada waktu untuk mengeksplorasi. Tapi saya dan Mbak Dedew sempat jalan-jalan sebentar melihat taman--Zen Park--dan kolam renangnya.


Oiya, kelebihan lain yang dimiliki hotel ini adalah lokasinya yang strategis. Mal terdekat saja ada tiga. Yaitu Central Park Mall, Neo Soho, dan Mal Taman Anggrek. Jadi memang asyik banget menginap di sini, baik untuk keperluan bisnis maupun liburan.


~~~

Pullman Jakarta Central Park
Podomoro City
Jl. Let. Jend. S. Parman Kav. 28
Jakarta Barat
11470 Jakarta
Telepon +62(21) 29200088

16 comments :

  1. Owh ini punyanya Agung Podomoro ya. Pantas. Keren! Kayak di tivi-tivi

    ReplyDelete
  2. Keren tempatnya. Seneng ya teh bisa dapet kesempatan nginap di hotel fullman Jakarta. Selain dapet pengalaman baru, tentunya dapat ide nulis. Dan tak lupa sebagai seorang blogger itu jepretnya..hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, siapa tau ada yg mau nginap di sana & butuh reviewnya ;)

      Delete
  3. Masya Allah, semoga nanti kecapaian nginap disana,,hehe

    ReplyDelete
  4. kolam renangnya terlihat keren. Asik kayaknya staycation di sana :)

    ReplyDelete
  5. Seru yaa betah di sana..walau salah kolam renang haha..

    ReplyDelete
  6. Kalau di Hotel Pullman emang paling cocok service nya, ditambah menu restorannya TOP !!!

    ReplyDelete
  7. Aaaaa kereeeennn. Aku blom pernah nginep gratis di pullman :D

    ReplyDelete
  8. Biasanya kantorku kalo ngadain event, beberapa kali di Pullman :). Dibanding ritz carlton aku lbh suka makanan di pullman ini :D. Lbh enak :) .. Tp blm prnh staycation di sana nih mba. Ntr deh, kapan2 staycation pilih pullman :D. Tapi ini ac nya g bisa disetel ya.. Aku bbrp kali nginep di hotel, nemu yg ac nya gini.. Sebel banget. Soalnya aku ga kuat panas. Dan kalo tidur biasa ac hrs disetel sedingin mungkin. Makanya kalo udh nemu yg ga bisa disetel, dan balik lg k suhu awal, aku biasanya bete duluan :D. Anak2 jg kasian, krn mereka udh biasa yg dingin bgt kalo mau tidur.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul ya ac-nyq ga bisa diatur sendiri, tp makanannya emang seru

      Delete