Friday, July 14, 2017

Uricran: Mengatasi Anyang-Anyangan Ketika Hamil

uricran

Teman-teman pasti tahu anyang-anyangan kan? Itu loh, salah satu indikasi penyakit infeksi saluran kemih yang gejalanya yaitu frekuensi buang air kecil lebih sering, namun dengan volume yang hanya sedikit, dan diiringi dengan perasaan 'enggak tuntas'.

Rasanya enggak enak banget. Saya sering mengalaminya. Padahal saya merasa sudah minum cukup air putih. Tapi memang sih kalau sedang bepergian suka malas buang air kecil di tempat orang lain, terutama di toilet umum. Akhirnya ditahan-tahan deh, menunggu sampai pulang kembali ke rumah.

Makanya, saya sudah biasa dengan perasaan enggak nyaman ketika anyang-anyangan menghampiri. Untungnya enggak pernah sampai demam. Karena saya langsung mencoba mengatasinya dengan minum air putih yang lebih banyak lagi. 

Itu kalau kondisinya sedang normal. Berbeda lagi jika kondisinya ketika sedang hamil. Saya enggak bisa cuek saat mengalami anyang-anyangan.

Jadi, bulan Maret yang lalu (usia kandungan 5 bulan) saya mengalami anyang-anyangan. Awalnya sih enggak terlalu khawatir, makanya saya enggak melakukan apa-apa. Namun saya baru tersadar bahwa kondisi tersebut berbahaya ketika dokter kandungan menyuruh saya melakukan tes darah dan tes urine. 

Hasilnya mengerikan. Banyak tanda bintang (di bawah dan di atas batas normal) yang saya lihat pada kertas hasil tes tersebut. Beberapa di antaranya yaitu jumlah leukosit yang tinggi dan terdapat bakteri pada urine. Saya kaget banget dong. Bagaimana kalau saya mengalami infeksi saluran kemih?

Ibu hamil memang rentan mengalami infeksi saluran kemih. Tingginya tingkat hormon progesteron dapat menurunkan kinerja otot ureter. Besarnya rahim akan menekan ureter sehingga urin semakin sulit mengalir melalui ureter. Serta kandung kemih pun semakin sulit untuk mengosongkan isinya. Hal tersebut memberikan bakteri waktu yang lebih banyak untuk berkembang biak.

Padahal infeksi saluran kemih sangat berbahaya bagi ibu hamil dan janinnya. Peradangan akibat infeksi saluran kemih dapat menyebabkan tubuh memproduksi zat yang bisa membuat janin lahir prematur. Yaitu senyawa prostaglandin. Senyawa tersebut membuat rahim berkontraksi kuat serta menimbulkan rangsangan seperti proses persalinan yaitu mulas dan mulut leher rahim mulai terbuka sehingga memicu kelahiran sebelum waktunya.

Panik, saya pun minum air putih sebanyak-banyaknya, enggak menahan buang air kecil, serta menjaga kebersihan organ intim. Alhamdulillah anyang-anyangan saya sudah sembuh ketika kontrol ke dokter kandungan sebulan kemudian. Meskipun melihat hasil tes darah dan tes urine yang saya bawa, beliau hanya menyarankan saya untuk terus banyak minum air putih, enggak perlu mengkonsumsi antibiotik. Fiuh....

Nah, saya baru tahu nih kalau sebenarnya cranberry dapat menjadi solusi alami untuk anyang-anyangan. Buah berwarna merah tua yang mirip dengan cranberry ini memiliki antioksidan yang disebut proanthocyanidins, dan dapat mencegah pertumbuhan bakteri penyebab infeksi saluran kemih. Selain itu, antioksidan ini juga dikenal memiliki sifat anti-adhesi yang membuat bakteri enggak akan menempel pada saluran kemih.

Tapi, dari mana ya bisa dapat cranberry? Ternyata enggak perlu susah-susah karena sudah ada Uricran dari Combiphar yang memiliki kandungan ekstrak cranberry. Berikut manfaat Uricran:
  • Solusi alami mencegah dan mengatasi anyang-anyangan
  • Menjaga kesehatan saluran kemih
  • Dapat diminum kapanpun dan di manapun

uricran

3 comments :

  1. Uricran solusi tepat ya rasanya pun fa kayak minum obat kayak minum jus

    ReplyDelete
  2. pas hamil emang anyang-anyangan suka mengintai y mba dulu aku krn males bukak balik toilet dg kondisi hamil gede si jd weh kena hahaha

    ReplyDelete
  3. Aku suka yg bentuk bubuk, biar sekalian diminum saat haus

    ReplyDelete