Thursday, July 23, 2015

Hidangan Lebaran Tahun Ini

hidangan lebaran

Lebaran itu berjuta rasanya. Rasa sedih karena meninggalkan bulan Ramadhan, bercampur dengan rasa syahdu mendengar takbir yang menggema dimana-mana, dibalut dengan rasa bahagia karena berkumpul bersama keluarga, dan dilengkapi dengan rasa antusias menikmati hidangan yang tersaji di meja :D

Setiap keluarga biasanya mempunyai tradisi hidangan lebaran yang berbeda-beda. Sayangnya saya sendiri belum menemukan hidangan lebaran apa yang menjadi ciri khas di rumah saya. Bagaimana bisa mempunyai ciri khas, setiap lebaran, saya kan enggak pernah masak. Masak juga buat siapa, karena kami selalu pergi bersilaturahmi ke banyak tempat. Jadi wisata kuliner seharian berhari-hari deh, hihihi.... Nah, di setiap tempat itu, saya mempunyai hidangan lebaran favorit yang selalu ditunggu-tunggu.

Di rumah orang tua
Setiap lebaran, Mamah pasti membuat ketupat. Biasanya dilengkapi dengan gulai dan sambal goreng kentang. Tapi enggak pernah sama. Misalnya nih, tahun sebelumnya Mamah membuat gulai ayam serta sambal goreng kentang dan ati. Dua tahun sebelumnya, Mamah membuat gulai daging serta sambal goreng kentang dan petai. Sedangkan tahun ini, Mamah membuat gulai kikil serta sambal goreng kentang dan udang. Yang selalu sama dan membuat hidangan di rumah Mamah semakin nendang yaitu ase cabe hijaunya. Wuih, pedas dan segar....

Di rumah tantenya Mamah
Karena orang tua Mamah (Nin) sudah enggak ada, maka kami semua berkumpul di rumah adiknya Nin yang paling besar. Hidangan lebarannya tidak jauh dari gulai, sambal goreng, dan kawan-kawannya. Tapi selain itu, biasanya selalu ada macaroni schotel juga. Ternyata macaroni schotel digabung dengan kuah gulai itu, enak banget loh!

Di rumah adiknya Papah
Berhubung orang tua Papah (Papih dan Ibu) juga sudah enggak ada, jadi kami semua berkumpul di rumah adiknya Papah yang rajin bantuin Ibu menyiapkan hidangan lebaran. Jadi, sejak Ibu masih ada sampai sekarang, hidangan lebarannya masih sama. Ketupat, opor ayam, sayur labu, dan telur pindang. Ciri khasnya dan yang selalu bikin kangen adalah taburan pelengkapnya. Sambal petis, bubuk kacang, dan bubuk kelapa. Campuran kuah opor dan kuah sayurnya jadi terasa spesial banget deh ;)

Di rumah mertua
Hidangan lebaran di rumah mertua sih anti-mainstream. Enggak pernah ada ketupat dan gulai atau opor. Tahun ini ibu mertua menyajikan semur daging, ayam kampung goreng, belut goreng, paru goreng, dan sayur asem sebagai hidangan lebarannya. Wuih, seger! Tapi, bukan itu ciri khasnya. Yang selalu ada dan selalu ditunggu-tunggu setiap lebaran adalah godognya. Godog (atau ada juga yang menyebutnya bebecek, beleketek, bebeye, dan entah apa lagi), sejarahnya sih merupakan makanan sisa lebaran (sambal goreng kentang, tumis sayur, dan semur daging) yang dicampur dan dihangatkan terus-menerus. Namun godog zaman sekarang sih bukan terbuat dari makanan sisa, tapi sengaja dibuat sejak beberapa hari sebelum lebaran, dicampur, dan dihangatkan terus-menerus, sehingga warnanya menjadi hitam dan aromanya menjadi khas. Hmmm, cocok banget dimakan bersama ulen (ketan goreng)....

godog ulen
Di rumah mertua adik ipar
Dulu, suami tante (adiknya Papah) yang dari Jambi selalu membawakan masubah untuk dihidangkan saat lebaran. Tapi sudah bertahun-tahun enggak pernah lagi. Padahal saya doyan banget sama kue khas Palembang ini. Eh, enggak nyangka pas silaturahmi ke rumah mertua adik ipar, ternyata ibunya tidak hanya membuat dan menghidangkan kue lapis surabaya tetapi juga... masubah di mejanya. Langsung dong saya cicipin masubahnya, manis dan legit. Alhamdulillah :D

Di rumah mertua adik
Saya enggak tahu, apa ciri khas hidangan lebaran di rumah mertua adik. Karena kami biasanya silaturahmi ke sana beberapa hari setelah lebaran. Yang selalu terbayang di lidah sih soto minya. Enak dan seger banget. Beda dengan soto mi-soto mi lain yang pernah saya coba. Bukan buatan sendiri, tapi dari pedagang yang keliling di sekitar rumah. Sayangnya sejak beberapa tahun lalu, pedagangnya pensiun dan enggak berjualan lagi :( Senangnya, karena tahun ini kami diberi suguhan soto mi yang rasanya mirip dengan soto mi sebelumnya. Dagingnya empuk dan melimpah, serta kuahnya gurih dan segar.

soto mi bogor
Kalau teman-teman, apa hidangan spesial lebarannya? ;)

29 comments :

  1. kalau godog itu di tempat nenek saya namanya Balendrang, dan saya suuuka banget

    ReplyDelete
    Replies
    1. Orang Parongpong nyebutnya tumis haseum ..

      Maaf lahir batin, Teh Nathalia ..

      Delete
    2. tuh kan nambah lg variasi nama si godog ini hihihi...
      mohon maaf lahir batin juga yah :)

      Delete
  2. Kalau mudik kekampung hidangan paling spesial saat lebaran gule kepala kambing nggak ada duanya

    ReplyDelete
  3. beragam hidangan, semua menggoda..

    opor ayam tetep paling dicari :)

    ReplyDelete
  4. kalau di rumah saya yang pasti the best is Opor Ayam... :)

    ReplyDelete
  5. lebaran banyak makanan ya mba, tiap mampir rumah sodara, makan. di rumah makan...haduuuh mau syawalan ga jadi2 :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. hihihi... kebetulan saya sih pas lg dapet, jd ya dinikmati saja :D

      Delete
  6. Replies
    1. ga enak sama tuan rumah soalnya klo nolak hihihi...

      Delete
  7. Jeung Nathalia..., foto2nya kok peliiiittt... :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. ups... bukan bermaksud pelit mba... tp pas mkn, sibuk sm macem2 sampe klupaan foto2 :D

      Delete
  8. Aku juga nggak pernah masak, banyak kakak ipar, selalu ditelpon disuruh makan heheheee

    ReplyDelete
  9. Yang spesial adalah ketupat dengan gulai kacang panjang campur tulang daging + semur ayam di hari lebaran. Karena hanya sekali setahun nyokap masak ketupat dan ayam disemur.. (Biasanya di gulai, rendang, atau kaliyo)

    Http://beautyasti1.blogspot.com

    ReplyDelete
  10. Biasanya ibuku dulu kalau lebaran bikin lontong pakai sayur buncis tauco, di atasnya ditaburin kerupuk merah yang di remes-remes, trus rendang juga gak ketinggalan :)

    ReplyDelete
  11. Jadi super duper bosen mbakLia, lha wong the main foodnya ya kalo gak sambel goreng ya opor ayam dah :)

    ReplyDelete
  12. Kalau mamaku buat rendang ayam waupn sebenrya bukan asli padang. Tapi ciri khasnys setiap ada ayam buat rendang.

    Oh iys kemarin pas ke sanak saudara makan bakso khas buatannya setiap tahun begitu....

    Luar biasaaaa

    ReplyDelete
    Replies
    1. apapun makanannya, setiap rumah pasti punya ciri khas masing2 yah ;)

      Delete