Monday, July 27, 2015

DIY: Rambu Lalu Lintas

Jav memang tergila-gila dengan segala sesuatu yang berkaitan dengan mobil. Paling suka main mobil-mobilan, menonton video unboxing Tomica, mengoleksi beberapa Tomica, menonton video promosi mobil, mengoleksi brosur mobil, hingga menganalisa mobil-mobil di tempat pameran maupun di tempat parkir :))

Entah awalnya gara-gara apa, tiba-tiba Jav meminta kepada saya untuk dibelikan mainan rambu-rambu lalu lintas. Padahal waktu diajak ke Taman Lalu Lintas, dia cuek saja tuh. Saat itu saya langsung berjanji untuk mencarikannya di toko mainan anak-anak. Tapi karena berbagai macam kesibukan, saya pun melupakan permintaan tersebut.

Rupanya Jav serius dengan keinginannya. Dia terus menagih janji saya. Daripada menunggu sampai entah kapan untuk bisa pergi ke toko mainan, akhirnya saya memutuskan untuk membuatnya saja. Selain lebih murah, bisa menjadi kegiatan tambahan juga untuk Jav. Mudah kok....

diy rambu lalu lintas

Bahan:
  • Kumpulan gambar rambu lalu lintas (cari saja di Google dengan kata kunci "DIY traffic sign" :p)
  • Stik es krim
  • Malam
  • Double-sided tape 
  • Gunting

Cara Membuat:
  • Cetak gambar rambu-rambu lalu lintas di atas kertas putih. Sayang, printer-nya sedang eror, sehingga warna yang muncul jadi belang-belang gitu :D
  • Gunting sesuai bentuknya. Jav yang menggunting, saya yang merapikan.
  • Karena menggunakan kertas biasa, maka saya laminasi dulu gambar-gambarnya, supaya tidak cepat rusak. Biaya laminasi di dekat sekolah Jav Rp 1.000 per lembar, padahal ukurannya imut-imut begitu. Ketika membayar, saya tawar saja Rp 10.000 untuk 12 lembar. 
  • Selanjutnya, tempel gambar-gambar tersebut di ujung stik es. Bagian ini juga menjadi tugas Jav, mulai dari menggunting, menempel, dan melepas double-sided tape, hingga menyatukan gambar di stiknya. Saya hanya membantu mengarahkan saja. 
  • Hore, sekarang rambunya sudah memiliki tiang. Eh, tapi rambu lalu lintasnya belum bisa berdiri. Kami pun membeli malam dulu di koperasi dekat rumah. Harganya Rp 500 per bungkus. Saya beli 6 bungkus saja, 1 bungkus bisa dibagi 2. Biar hemat, hihihi.... 
  • Setelah dibagi dua dan dikeluarkan dari bungkusnya, langsung tusukkan deh rambu-rambunya. Harus hati-hati agar malamnya tidak hancur. Jav juga suka sekali dengan kegiatan ini.

diy rambu lalu lintas

Jadi deh rambu lalu lintasnya. Jav bangga sekali menunjukkan rambu-rambu hasil buatannya ketika ayahnya pulang dari kantor. Memang kegiatan-kegiatan seperti ini bukan hanya baik untuk melatih kreativitas dan motorik halus saja, tetapi juga bisa menambah rasa percaya diri juga ;)

Saya kira, Jav akan menggunakan rambu-rambu tersebut untuk mainan mobil-mobilan Tomicanya. Tapi karena menurutnya rambu-rambu itu terlalu tinggi dan terlalu besar, jadi Jav menggunakannya untuk dia sendiri. Jav menyebar rambu-rambu tersebut di seluruh penjuru rumah. Rambu tanda dilarang masuk di pintu kamar saya, rambu tanda jalan menurun di dekat tangga, rambu tanda jalan buntu di ujung lorong, dan lain-lain. Setelah itu dia mengendarai mobil-mobilannya sambil berkeliling di dalam rumah :)

27 comments :

  1. Ibu yang kreatif. Bisa dijadikan ladang bisnis tuh kak :-)

    ReplyDelete
  2. Kreatif Mbaak..
    Dengan begini anak-anak jadi bisa melakukan kegiatan ketrampilannya sendiri, seperti gunting-gunting kertas :)

    ReplyDelete
  3. wah keren....asik ya mbk,beljaar sambil bermain sama anak,seru :)

    ReplyDelete
  4. Wuih Mak Lia kreatif. Jav pasti suka.... *kudu dicontoh nih* :D

    ReplyDelete
  5. Serunyaaa.. bikinnya bareng anak pula ya... Kreatiff ^^

    ReplyDelete
  6. kreatif banget nggak perlu beli lagi dan edukatif cocok untuk mainan anak anak

    ReplyDelete
  7. wahboleh juga nih mbak, kebetulan aku punya banayak stik es krim

    ReplyDelete
  8. Rajin banget maak bikin ginian, aku iri deh sama emak2 kreatif XD

    ReplyDelete
    Replies
    1. kebetulan aja gampang, klo yg susah2 mah saya jg males hihihi...

      Delete
  9. Hihiii lucuuuu bisa buat hiasan kue ultah juga ya

    ReplyDelete