Saturday, August 20, 2016

Eksplorasi Wisata di Malang

Sumber : wikimedia.org
Kondisi alam Kota Malang yang indah, iklimnya yang sejuk, serta keadaan wilayahnya yang bersih, membuat Kota Malang konon katanya bagaikan Kota Paris-nya Jawa Timur. Apakah benar seperti itu? Entahlah, saya belum pernah membuktikannya. Sudah sejak lama saya memiliki rencana untuk berlibur ke Kota Malang, namun belum ada saja kesempatannya.

Salah satu destinasi wisata yang ingin saya kunjungi di Kota Malang yaitu Pantai Batu Bengkung Malang. Wisata pantai ini memang sangat terkenal. Jarak yang harus ditempuh memang cukup panjang, yaitu sejauh 57 km dari Kota Malang ke arah selatan. Terbayang kan betapa lelahnya perjalanan tersebut? Namun saya yakin rasa lelah itu akan langsung terbayarkan ketika sudah menapakkan kaki di pantai dengan pasir putih ini. Apalagi banyak karang–karang yang cantik pula.

Setelah puas menghabiskan waktu di pantai bersama matahari, selanjutnya saya ingin menikmati keindahan malam dengan lampion–lampion cantik di Batu Night Spectacular (BNS). Di sini disajikan beraneka ragam bentuk lampion yang sungguh memukau.

Sumber : infojalanjalan.com
Karena mempunyai seorang balita, saya juga ingin mengunjungi tempat wisata permainan yang seru. Namanya Jatim Park 1. Di sini terdapat 36 wahana bermain yang dapat dipilih. Yang membuat tempat ini menarik adalah kolam renang raksasanya. Kolam ini unik karena berlatar belakang Ken Dedes, Ken Arok, serta Mpu Gandring. Adapun untuk wisata edukasinya, bisa didapatkan di Jatim Park 2. Di sini anak-anak bisa bermain sambil belajar. Ada kebun binatang yang dapa dijadikan sarana edukasi dan pengenalan hewan–hewan kepada anak–anak. Selain itu juga terdapat museum serta rumah pohon. Untuk mencapai lokasi ini harus menempuh jarak sekitar 20 km ke arah Kota Batu. 

Wisata populer selanjutnya yang ingin saya kunjungi adalah Museum Angkut. Di sini merupakan markasnya mobil–mobil antik buatan Eropa, Amerika, Asia, dan lainnya. Uniknya, kendaraan–kendaraan yang sudah lama tidak digunakan pun masih tampil gagah di ‘markas’ ini. Termasuk kendaraan kuno seperti kereta yang ditarik oleh kuda dan sapi. Untuk dapat masuk ke sini, harga tiket masuknya yaitu sebesar Rp 50.000 pada hari kerja dan Rp 75.000 pada akhir pekan.

Beralih dari Museum Angkut, Malang juga memiliki wisata religi yang ingin saya kunjungi, yaitu wisata Masjid Tiban Malang. Masjid yang dibangun dengan gaya serta arsitektur Timur Tengah ini dapat membuat betah untuk berlama–lama beribadah. Masjid yang dibangun sebanyak sembilan lantai ini ternyata memiliki keunikan yang sangat menakjubkan. Konon masjid ini di bangun oleh tentara jin dalam satu malam. Soal kebenaran dari legenda ini, hanya Tuhan yang tahu. Tujuan pembangunan masjid ini tentu sebagai tempat ibadah untuk kaum Muslim. Selesai beribadah, kegiatan bisa dilanjutkan dengan berbelanja suvenir dan makanan ringan yang masih berada dalam area masjid megah ini. 

Daerah yang terkenal akan budaya Tari Topeng ini juga menyajikan kuliner khas yang tentunya tidak ditemukan di tempat lain. Belum lengkap rasanya jika berlibur di Kota Malang sebelum mencicipi makanan khas daerah ini. Kuliner malam Pos Ketan Legenda 1967 contohnya, adalah salah satu kuliner khas dengan olahan bahan dasar ketan hitam yang dilengkapi dengan aneka toping seperti bubuk kacang, susu keju, hingga durian. Pos Ketan Legenda 1967 ini buka mulai pukul 15.00 – 03.00 dini hari. Masih belum puas dan ingin mencoba makanan khas yang melegenda lainnya? Ada Toko Oen, sebuah toko yang menyajikan es krim yang sangat lezat. Toko yang dibangun sejak tahun 1930 ini masih berdiri hingga sekarang. Di sana dapat menikmati es krim sambil dihibur dengan dentingan piano tua yang akan menciptakan suasana klasik masa lalu. Konon tempat kuliner satu ini dulunya merupakan tempat kongko (bersantai bersama) orang-orang Belanda.

Sumber : Traveloka.com
Selama berlibur di Kota Malang, saya bisa menginap di Every Day Smart Hotel Malang. Hotel ini menawarkan kenyamanan yang dapat mendukung liburan saya dan keluarga. Fasilitas hotel pun tidak perlu diragukan lagi. Diantaranya 24-hours frontdesk, wi-fi in public area, hingga fitness center. Lokasi hotel juga sangat strategis, dekat dengan pusat perbelanjaan serta pusat ibadah. Adapun untuk harga kamar hotel, berada pada kisaran Rp 350.000 sampai Rp 450.000 per hari. Cara pemesanannya juga sangat mudah, tinggal buka situs traveloka.com dan melakukan pemesanan langsung di situs tersebut.

Hal yang tak boleh ketinggalan selanjutnya ketika berlibur adalah oleh–oleh. Buah tangan khas Kota Malang adalah aneka keripik buah seperti keripik salak, mangga, melon, rambutan, semangka, dan tentu saja keripik apel yang menjadi kebanggaan kota yang berada di Provinsi Jawa Timur ini. Sebungkus keripik dibandrol dengan harga Rp 8.500. Selain berburu makanan untuk dijadikan oleh–oleh, saya juga ingin mengunjungi Sentra Keramik Dinoyo. Tempat ini menjual berbagai macam produk seperti cenderamata, vas, pot, asbak, serta masih banyak lainnya. Uniknya, di sini dapat melihat langsung proses pembuatan keramik–keramik tersebut.

Seru ya berlibur di Kota Malang. Teman-teman tertarik juga? Jadi tunggu apa lagi? Yuk berlibur ke Malang dan nikmati menginap di Every Day Smart Hotel :)

31 comments :

  1. Belum pernah ke Malang iya katanya asik kotanya sejuk ya

    ReplyDelete
  2. wah Malang banyak oleh2nya ya asek neh buat cemilan hehe :)

    ReplyDelete
  3. Belum pernah ke Malang nih. Semoga kalau sudah lahiran & anak sudah kuat diajak jalan bisa main-main ke sana.

    ReplyDelete
  4. wah asyik juga yah klo bisa berlibur di kota malang, banyak destinasi wisatanya dan bisa menginap Every Day Smart Hotel

    ReplyDelete
  5. udah ada keinginan untuk ke Malang nih, mudah2an bisa terwujud tahun ini nih

    ReplyDelete
  6. Saya juga habis jalan jalan kemalang, Sangat keren Dan matapp mbakkk,, hehehhe

    ReplyDelete
  7. di pos ketan itu antriiinya wiih
    jatimpark memang seru..bisa renang dan banyak unsur edukasinya

    nanti kalo ke malang kabar kabari ya..kita bisa kopdar :D

    ReplyDelete
  8. Saya rasa, kalau memang niatnya maubke Batu Night Spectacular, Jatim Park, dan Museum Angkut, jangan nginep di Malang. Lebih baik nginep di Batu sekalian. Tiga objek wisata itu bisa makan waktu dua harian penuh, sehingga perjalanan pulang-pergi ke hotel di Malang akan menghabiskan energi dan waktu sia-sia.

    Dan di Batu juga sudah banyak hotel bagus, malah lebih bagus daripada di Malang dan cocok untuk liburan bersama keluarga. Contohnya hotel Jambuluwuk Resort, the Singhasari Resort, dan sejenisnya (saya bisa bantu pesankan dengan harga yang cukup terjangkau).

    ReplyDelete
  9. Malang sekarang ga hanya identik dengan apel ya, banyak komoditi di malang yang ga bisa dilupain.. #kangen

    ReplyDelete
  10. ini nih yang belum kesampaian, liburan ke Malang, semoga aku bisa deh, dah pengen banget jalan-jalan dan ketemu temen-teman di Malang ^_^

    ReplyDelete
  11. Dua atau tiga hari di Malang kayaknya nggak cukup ya buat mengelilingi tempat-tempat wisatanya disana. Udaranya juga enak, adeemm. Tempat makannya pun banyak dan enak-enak.

    ReplyDelete
  12. Jangan lupa mampir ke rumahku kalo ke Malang

    ReplyDelete
  13. Cuma pernah di ceritain tentang malang, katanya ademnya sama kaya Bandung
    Pengen kesana kapan-kapan sambil jalan-jalan sama io ke Jatim Park nya

    ReplyDelete
  14. Pernah ke malang tapi hampir 8th lalu. Jadi pengen maen2 lagi kesana. Pasti banyak tempat wisata baru ya..

    ReplyDelete