Friday, May 26, 2023

Main ke Jatinangor National Park

jatinangor national park

Libur lebaran kemarin, sebenarnya suami sudah harus masuk kerja lagi hari Selasa tanggal 25 April. Untungnya, beliau mengambil cuti 2 hari. Nah, mumpung suami masih cuti, hari itu ibu saya mengajak kami main sama anak-anak.

Tapi bingung juga sih mau main ke mana. Musim liburan begitu, tempat wisata pasti ramai. Baik ke arah Bandung Utara maupun ke arah Bandung Selatan, pasti sama macetnya. Bisa saja sih pergi pagi-pagi, tapi waktu itu rasanya malas saja pergi buru-buru. Kepingin santai-santai rebahan dulu, setelah beberapa hari sebelumnya sibuk silaturahmi keluarga, hehehe....

Akhirnya diputuskan lah mainnya ke Jatinangor National Park. Selain memang belum pernah ke sana, mudah-mudahan enggak macet juga karena tinggal masuk dan keluar tol. Apalagi tempat wisata ini memang lagi hits kan.

Tentang Jatinangor National Park

Sesuai namanya, lokasi Jatinangor National Park yang biasa disingkat menjadi Jans Park ini berada di Jatinangor. Masih fresh, baru buka tanggal 18 November tahun 2022 kemarin.

Jans Park buka setiap hari mulai pukul 8. Kami berangkat dari rumah pukul 9 dan tiba di Jans Park pukul 10.

Ramai dan panasss...

Tempat parkirnya luas. Sesuai perkiraan, pukul segitu sudah ramai oleh pengunjung. Dari tempat parkir, mata kami sudah dimanjakan pemandangan gedung megah khas negeri dongeng yang eye catchy berwarna-warni dengan latar belakang pegunungan Manglayang.

Terowongan bunga setelah pintu masuk

Berhubung saat itu berada di masa high seasons (22 April - 1 Mei) harga tiketnya yaitu 40 ribu per orang.

Ngapain Aja di Jatinangor National Park

Ibu saya langsung bilang kepingin naik Kereta Wisata, kami pun langsung mencari tempat pembelian tiket. Ketika melihat Bianglala di dekat tempat pembelian tiket, Rashya bilang ingin naik Bianglala. Akhirnya sekalian aja beli 2 tiket Kereta Wisata dan 2 tiket Bianglala. Masing-masing harganya 20 ribu.

Rashya dan suami langsung menuju ke Bianglala. Saya dan ibu saya langsung menuju ke tempat Kereta Wisata. Sedangkan Jav diantar ayah saya membeli tiket Otoped. Harganya 30 ribu.

Rashya dan ayahnya naik Bianglala

Semuanya harus mengantre. Bianglala sih enggak terlalu lama. Yang paling lama yaitu Kereta Wisata. Yang antre banyak, tapi dari 2 kereta hanya 1 yang beroperasi. Mana panas dan enggak ada tempat tunggu pula. Akhirnya saya dan ibu saya menunggu di halaman masjid.

Masjidnya, lucu ya warna-warni juga

Setelah menunggu 3 gelombang keberangkatan dan bolak-balik bertanya pada masinis (soalnya antreannya enggak jelas, enggak ada petugas yang bisa ditanya pula), akhirnya tiba juga giliran kami.

Kereta Wisata rasa angkot, hihihi....

Sebanyak 2 putaran, kami diajak mengelilingi area Jans Park. Jadi tahu ada wahana apa saja di sana. Mulai dari Kora-Kora, Trampolin, Istana Balon, Bom Bom Car, Komidi Putar, hingga Kolam Renang. Waduh, sempat deg-degan khawatir Rashya kabita ingin berenang, enggak bawa bajunya. Tapi untungnya dia enggak tertarik, hihihi.... Saya mencari Rainbow Slide, tapi enggak ketemu di sebelah mana.

Jav main Otoped

Kalau Otoped, Jav mainnya bareng-bareng rombongan gitu. Bagus juga ya, jadi petugasnya enggak repot ngeceknya kalau waktu bermainnya sudah habis.

Setelah semua selesai bermain, kami berkumpul di Food Court. Tempatnya nyaman banget, bersih dan kinclong. Bahkan ada spot foto juga dengan latar belakang ke lapangan golf.

Gerbang masuk Food Court

Haus, kami pun jajan Es Cendol, Jus, dan Dimsum. Lumayan sih harganya, heuheu.... Mana pilihan makanannya kurang beragam, cuma ayam dan ayam lagi. Kami enggak tertarik makan ayam karena rencananya ingin makan siang di luar. 

Food Courtnya enakeun

Setelah ngemil, Rashya ingin bermain Trampolin. Harganya 20 ribu untuk 1 jam. Untungnya sebelum kami bosan menunggu 1 jam, Rashya berhenti sendiri ketika mendengar suara azan.

Rashya main Trampolin

Sambil menunggu Rashya bermain Trampolin, kami jajan lagi, buat ganjel dulu sebelum makan siang. Ternyata di bagian tempat permainan anak-anak, pilihan camilannya lebih beragam. Kali ini kami jajan Pempek, Cilok Kuah, Burger, dan Hot Dog.

Kepinginnya sih sekalian salat di masjid Jans Park, tapi penuh banget. Eh, malah sempat ada drama Jav hilang. Awalnya dia bilang mau membeli minuman. Tapi ditunggu-tunggu kok enggak balik-balik. Dicari ke mana-mana enggak ada. Ditelepon enggak diangkat. Ternyata dia salat di masjid dong, hadeuh....

Setelah Jav ketemu, akhirnya kami pun langsung keluar. Nah, pas keluar baru kelihatan tuh Rainbow Slide-nya, hiks.... Ternyata di balik Kora-Kora. Enggak mungkin main (dan mengantre) lagi karena semuanya udah lapar, ingin makan siang.

~~~

Jatinangor National Park
Desa Cileles, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang
Instagram: @janspark.official

No comments :

Post a Comment