Monday, August 10, 2026

Mata SePeLe Jangan Disepelein: Insiden Mata Kering di Momen Penting


Momen Penting yang Ditunggu

Sebulan yang lalu, adik ipar saya menikah. Si bungsu di keluarga suami ini akhirnya menemukan jodohnya juga.

Prosesnya sendiri lumayan cepat. Adik ipar saya ini berkenalan dengan calon istrinya sekitar setahun yang lalu. Kemudian bulan April kemarin kami mengunjungi orang tua sang calon istri untuk silaturahmi Idulfitri yang akhirnya jadi sekalian lamaran juga.

Lalu bulan Juli menikah deh. Kenapa bulan Juli? Enggak ada alasan khusus sih, karena gedungnya tersedia aja pas di bulan Juli.

Kemarau di Bulan Juli

Bulan Juli di Indonesia kan sedang musim kemarau. Ada satu hal yang cukup khas di Bandung ketika memasuki musim kemarau, siang hari bisa terasa hangat, tetapi pagi dan malamnya justru dingin. Apalagi ketika bediding datang, duh udara terasa lebih dingin dari biasanya.

Nah, entah kenapa, musim kemarau tahun ini rasanya lebih menantang di tubuh saya. Meski di siang hari sinar mataharinya super terik, tapi suhunya tetap terasa dingin menusuk, bikin malas gerak dan malas mandi, ingin menarik selimut lebih rapat.

Udara pun terasa kering. Dampaknya sangat terasa di berbagai bagian tubuh saya. Kulit menjadi lebih mudah kering, bibir pun pecah-pecah. Berhubung memiliki alergi, hidung juga meler terus. Pernah suatu hari karena meler seharian, hidung saya sampai lecet karena non-stop bergesekan dengan tisu, huhuhu....

Untuk menyiasatinya, agar badan tetap hangat dan hidung enggak meler, saya selalu sedia minyak kayu putih dan inhaler.

Kemudian mengingat ada momen spesial di bulan Juli ini, demi tampil cantik di hari pernikahan adik ipar, saya juga berusaha tetap melakukan rutinitas perawatan wajah dan tubuh. Meski rasanya malas banget, karena enggak nyaman skincare-an dengan kondisi hidung meler dan kulit lecet, hiks....

Supaya apa? Supaya kulit wajah dan bibir tetap sehat, lembap, dan segar. Yup, karena kondisi kulit ikut menentukan bagaimana hasil makeup. Kulit yang cukup lembap biasanya membuat makeup lebih mudah menyatu. Sedangkan kulit yang kering bisa membuat makeup menjadi crack, cakey, dan patchy.

Insiden Mata Kering di Momen Penting

Hari besar yang dinanti pun akhirnya tiba. Karena akad pernikahan dimulai pukul 7 pagi, hari itu saya sudah didandani sejak pukul 4 pagi. Alhamdulillah aman. Saya enggak bersin-bersin, hidung enggak meler, asma enggak kambuh, perut juga enggak mulas. Padahal udara di rumah mertua di Cimahi jauh lebih dingin dari rumah kami di Bandung.

Namun masalah muncul ketika Teteh MUA (makeup artist) mulai mengaplikasikan riasan mata. Rasanya enggak nyaman saat kelopak mata dipulas eyeshadow. Semakin enggak enak saat dipasang bulu mata palsu. Dan puncaknya, mata berair saat dipakaikan eyeliner.

Gara-gara mata saya berair, proses makeup pun jadi terhambat karena  pemakaian eyeliner-nya dihentikan. Sebelum dilanjutkan, mata saya harus diistirahatkan terlebih dahulu. Ditunggu beberapa menit sampai matanya tenang dan berhenti mengeluarkan air.

Deg-degan. Target makeup yang seharusnya selesai dalam waktu 1 jam, malah molor jadi 1,5 jam. Padahal setelah saya, masih ada adik ipar yang harus didandani juga. Untuk memanfaatkan waktu, saya berganti pakaian sambil menunggu adik ipar didandani. Baru setelah itu lanjut makeup lagi untuk finishing touch.


Seperti yang saya khawatirkan, akhirnya kami terlambat datang ke gedung. Padahal seharusnya sebagai panitia, saya dan adik ipar ikut briefing pukul 6 bersama dengan tim wedding organizer.

Setelah selesai dandan, saya dan adik ipar bergegas keluar rumah menyusul keluarga lain yang sudah menunggu di mobil. Kami pun tiba di gedung pukul setengah 7. Kemudian ketika sedang mengatur barisan yang membawa seserahan, eng ing eng... kami baru sadar kalau ternyata kotak mas kawinnya tertinggal di rumah.

Eaaa, mata berair bikin waktu dandan jadi molor, akhirnya malah enggak fokus mikirin barang paling penting untuk prosesi akad nikah.

Untungnya jarak rumah dan gedung termasuk sangat dekat, jadi enggak butuh waktu lama untuk mengambil kotak mas kawin. Alhamdulillah, setelah kejadian itu enggak ada masalah lain lagi. Semua berjalan dengan lancar.


Mata SePeLe Jangan Disepelein

Kejadian mata berair ini lumayan mengganggu kelancaran acara ya. Padahal acara ini momen spesial keluarga kami. Tampak sepele, tapi #MataSePeLeJanganSepelein.

"Cuacanya memang bikin mata gampang kering dan sensitif," kata Teteh MUA ketika menekan lembut gulungan tisu di ujung mata saya yang terus berair.

Barulah saat itu saya sadar bahwa kemarau dan udara yang lebih kering dapat memengaruhi kondisi mata juga, bukan hanya kulit dan pernapasan.

Beberapa waktu belakangan, saya memang merasakan gejala mata SEpet, PErih, LElah. SEpet yaitu mata terasa gatal dan enggak nyaman, PErih yaitu sensasi perih dan iritasi di mata. Serta LElah yaitu mata cepat lelah dan berat. Saya kira hanya karena kurang tidur, padahal itu merupakan gejala mata kering.

National Eye Institute (NEI) menjelaskan bahwa kemarau dengan udara yang lebih kering dapat membuat air mata lebih cepat menguap. Akibatnya, mata lebih mudah terasa kering, atau malah berair berlebihan sebagai respon iritasi.

Katanya mata kering, tapi berair. Gimana sih? Jadi begini, udara kemarau memang bisa membuat air mata lebih cepat menguap. Permukaan mata pun menjadi lebih mudah mengalami iritasi. Sebagai respons, mata justru bisa mengeluarkan air mata lebih banyak. Akibatnya, mata terasa kering sekaligus berair.

Selain faktor cuaca, National Eye Institute (NEI) juga menyebutkan bahwa pertambahan usia, paparan AC dan kipas angin, serta screen time bisa memperburuk mata kering.

Aha, saya banget. Usia sudah di atas 40 tahun, bukan hanya minus dan plus yang bertambah, faktor risiko mata kering juga bertambah. Lalu beberapa hari sebelumnya, pekerjaan juga sedang dar der dor mengharuskan saya sering menatap layar. Serta terakhir, saat berdandan, agar makeup cepat set, ada kipas angin yang langsung mengarah ke wajah saya. Lengkap ya penyebab mata kering saya kemarin.

Tips Mengatasi Mata Kering

Dari pengalaman tersebut, saya sudah tahu nih bagaimana tips supaya di musim kemarau ini mata enggak kering dan enggak berair saat berdandan. Berikut tipsnya dari Teteh MUA:
  • Sebelum mulai berdandan, pakai terlebih dahulu INSTO Dry Eyes, beri jarak sekitar 5–10 menit.
  • Hindari paparan kipas angin atau AC langsung ke wajah.
  • Jangan menggosok mata ketika berair.
  • Hindari eyeliner di waterline (garis dalam kelopak), bisa disiasati dengan membuat garis sedikit di atas pangkal bulu mata.

insto dry eyes

Yup. Kuncinya yaitu #InstoDryEyes. INSTO Dry Eyes dapat digunakan untuk memberikan efek pelumas yang mirip dengan air mata, sehingga bisa mengatasi gejala kekeringan pada mata dan meringankan iritasi mata yang disebabkan oleh kekurangan produksi air mata.

INSTO Dry Eyes tersedia dalam ukuran 7,5ml yang mungil, praktis, dan mudah dibawa. Oh iya, sekarang kemasannya memiliki tampilan baru yang lebih modern dan segar. Cocok dengan manfaat yang saya rasakan.

Menurut saya, INSTO Dry Eyes ini sangat mudah digunakan. Cukup gunakan 1-2 tetes pada setiap mata, mata yang SEpet, PErih, dan LElah pun menjadi lebih terasa lembap, ringan, dan segar.

mata sepele jangan disepelein

Penutup

Saat musim kemarau datang, bukan hanya kulit dan bibir yang perlu mendapat perhatian. Kenyamanan mata juga penting, terutama ketika aktivitas dan momen spesial sedang banyak-banyaknya.

Makanya, sejak insiden mata berair itu, saya selalu membawa INSTO Dry Eyes ke mana-mana, supaya #BebasMataKering.
  • Ke mal? Oh tentu, karena paparan AC di mal bisa membuat mata menjadi kering dan SEpet.
  • Ke ruangan terbuka saat hiking bersama keluarga? Pasti dong, karena paparan debu juga dapat memicu mata PErih, gatal, berair, atau kemerahan.
  • Di rumah? Harus juga, karena mata yang sering menatap layar membuat frekuensi berkedip menjadi berkurang, sehingga kering dan LElah.

Meskipun bukan acara besar, setiap momen tentunya sangat berharga untuk dinikmati. Jangan sampai terganggu mata kering. 

~~~

Referensi:
  • https://insto.co.id/produk/insto-dry-eyes
  • https://www.nei.nih.gov/eye-health-information/eye-conditions-and-diseases/dry-eye/causes-dry-eye

No comments :

Post a Comment