Saturday, July 22, 2017

Cerita Kehamilan Trimester Ketiga



Pekan ini, usia kandungan saya sudah berusia 38 minggu. Rasanya deg-degan banget, heuheu.... Dulu waktu hamil Jav, saya masih 'polos'. Yang dikhawatirin cuma bagaimana rasanya kontraksi menjelang melahirkan. Makanya jauh lebih santai. Sekarang, setelah mendengar banyak cerita dan pengalaman orang-orang, wawasan saya bertambah dan malah jadi parno. Takut kejadian ini, takut kejadian itu, huhuhu.... Cuma bisa berdoa, semoga Allah memberi kesehatan, kelancaran, dan keselamatan dalam proses persalinan nanti.

Nah, daripada mikirin yang enggak-enggak, mending cerita pengalaman hamil di trimester ketiga aja ah.

Nafsu makan
Di trimester ini, akhirnya nafsu makan saya meningkat. Namun sayangnya, makanan yang bisa terasa nikmat masih sama seperti sebelumnya. Sangat terbatas. Sampai bosan sendiri, itu lagi itu lagi. Tapi mau bagaimana, yang bisa masuk perut memang hanya itu-itu saja. 

Pegal
Pegalnya juga masih. Setiap malam menjelang tidur, pinggang dan kaki rasanya enggak enak banget. Padahal udah ikut senam hamil di RSKIA Harapan Bunda, tapi enggak terlalu berpengaruh. Mungkin karena jenis senamnya yopita (yoga, pilates, taichi) kali ya. Bukan senam yang dinamis. 

Ibadah bulan Ramadhan
Bulan Ramadhan tahun ini, saya ikut melaksanakan ibadah puasa. Dokter kandungan sih enggak menganjurkan, tapi enggak melarang juga. Asal enggak lemas, pusing, dan keluar keringat dingin, saya bisa terus puasa. Tapi hasilnya bikin sewot perawat, berat badan saya turun 2 kg, hehehe.... Namun berhubung dede bayinya berkembang normal, dokter enggak komentar apa-apa. Saya juga ikut salat Tarawih berjamaah di masjid. Soalnya kalau ingin diimamin suami, ya harus salat di masjid, hihihi.... Alhamdulillah 23 rakaat bisa dilalui tanpa rasa lelah. 

Hemoroid
Saya terpaksa bolos puasa selama 9 hari. Bukan karena enggak kuat, melainkan karena tiba-tiba hemoroid saya kambuh. Sejak gadis saya memang sudah sering mengalaminya. Penyakit turunan dari keluarga Papah. Tapi enggak pernah sampai bengkak, sakit, dan berdarah seperti kemarin. Rasanya tersiksa banget, hiks.... Padahal selama puasa, saya sudah berusaha agar asupan air putih dan buah benar-benar terjaga. Mungkin perpaduan antara keturunan, puasa, dan tekanan karena hamil membuat hemoroid saya terasa parah. Untungnya setelah mengkonsumsi obat dari dokter, dua minggu kemudian hemoroid saya membaik. Meskipun tetap saja jadi was-was nih, bagaimana ya nanti melahirkan kalau punya hemoroid begini.

Persiapan Menjelang Persalinan
Persiapan ini lumayan panjang ya daftarnya. Mulai dari belanja perlengkapan bayi, yang untungnya enggak terlalu banyak karena masih bisa memanfaatkan barang-barang lungsuran Jav, hihihi.... Membaca lagi buku-buku tentang hypnobirthing, perawatan bayi, ASI, dan lain-lain. Menyiapkan nama, yang entah kenapa kali ini saya santai banget, enggak seperti dulu sibuk mengusulkan beberapa banyak alternatif nama kepada suami. Memilih tempat bersalin, yang bikin super galau. Bingung, pilih tempat yang oke tapi kurang sreg sama dokternya, atau pilih dokter yang klik tapi tempatnya kurang sesuai di hati. Alhamdulillah, sekarang sih sudah mantap mau memilih yang mana. Hingga yang enggak berhubungan dengan kehamilan dan persalinan, seperti bikin SIM, hohoho.... Dan masih banyak lagi. Tapi yang paling berat bagi saya, tentu saja menyiapkan mental menjelang persalinan. Mohon doanya ya teman-teman :)

22 comments :

  1. Foto maternity nya tjakep Teh, teteh kayaknya tinggi langsing ya, heheu btw sehat selalu ya sampai lahiran lancar jaya semuanya, entah kenapa setelah jadi mommy jadi seneng baca cerita kehamilan dan persalinan^^

    ReplyDelete
  2. Hemoroid itu apa? Kayaknya saya googling dulu, deh. Sehat selalu ya, Bumil :)

    ReplyDelete
  3. Hati2 mbak udh ada hemoroid soalnya, semoga mama dan bayinya sehat selalu yaa... :)

    ReplyDelete
  4. capek banget ia kelihatannya kalau begini ...

    ReplyDelete
  5. Mbak lia,semoga saat persalinan semua dimudhkan ya

    ReplyDelete
  6. di trimester ketiga aku malah susah naik berat badan untung lahirannya lancar, semoga dimudahkan ya mbak proses kelahirannya

    ReplyDelete
  7. saya doakan semuanya semoga sehat dan lancar hingga persalinan ya mbak. Saya juga pengen nambah momongan, tapi hingga skr belum dikasih ama Tuhan.. lagian usia memang sudah gak muda lagi.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Makasih mba... Oh gt, smoga dikasih yg terbaik ya :)

      Delete
  8. Semoga lancar persalinannya ya nath, sehat selamat ibu dan baby, aamiin..miss youu..

    ReplyDelete
  9. Sehat terus ya mbak dan semoga dilancarkan persalinannya

    ReplyDelete
  10. Barakallahu Mbak Lia. Semoga sehat selalu dan kehamilannya lancar yaa :)

    ReplyDelete