Sudah berkali-kali saya menjalani psikotes. Pertama kali waktu di SMA, selanjutnya waktu baru masuk kuliah dan yang paling sering yaitu waktu ikut seleksi kerja.
Psikotes ini katanya bertujuan untuk mengetahui berbagai potensi yang dimiliki oleh setiap individu yang tidak terobservasi secara langsung. Prosesnya terdiri dari berbagai tahapan dan menghabiskan waktu sampai berjam-jam.
Tahapan yang paling saya tidak suka dari psikotes adalah tes menggambar pohon. Saya memang tidak pandai menggambar, namun saya tidak pernah merasa kesulitan saat mengerjakan tes meneruskan gambar dan tes menggambar orang. Tapi tes menggambar pohon? Aarrgghh! Mungkin ini ada kaitannya dengan kurangnya minat saya pada pelajaran Biologi.
Pada tes tersebut, peserta psikotes biasanya diminta untuk menggambar pohon berkambium (dikotil), bercabang dan berbuah. Tapi saya benar-benar tidak tahu harus menggambar pohon apa. Pohon mangga, pohon rambutan, pohon jambu, atau pohon durian? Saya tidak tahu bagaimana detail pohon-pohon tersebut. Pohon yang saya tahu detailnya seperti pohon pisang, pohon kelapa, dan pohon bambu tidak masuk dalam kriteria.
Pengalaman terakhir dan paling konyol adalah saat saya menjalani seleksi penerimaan calon dosen. Saat itu saya tidak belajar dari pengalaman dan tidak mempelajari detail salah satu pohon untuk persiapan tes menggambar pohon.
Aula Barat ITB (sumber) |
Karena tidak memiliki bayangan sedikit pun tentang pohon yang akan digambar, maka saya pun menggambar salah satu pohon yang berada di taman sekitar lokasi tempat tes. Dengan kemampuan menggambar yang sangat kurang, saya mencoba meniru detail pada pohon tersebut. Dan saya tersenyum puas ketika gambar itu selesai. Hore!
Tapi saya benar-benar terkejut saat menyadari bahwa saya juga diminta untuk menuliskan nama pohon tersebut di bawah gambar yang sudah dibuat. Mampus deh, saya tidak tahu apa nama pohon itu. Duh gawat!
Setelah berpikir keras, menekan rasa malu, dan memupuk kepercayaan diri, saya akhirnya pasrah menuliskan 'Pohon di sekitar Aula Barat ITB' di bawah gambar pohon yang telah selesai saya buat.
~~~~~
Untuk Lampu Bohlam: Prompt #2 Pohon
Hehehe...., akhirnya dikasih nama Pohon di sekitar Aula Barat ITB begitu ya, Sob.
ReplyDeleteiyah..
Deletemalu2in banget deh :))
Xixiixixi...
ReplyDeleteKata temen sy kalo disuruh gambar pohon, itu menggambarkan sekuat apa figur ayah mengayomi pada kita.
Kalau g salah inget dia blg gt :D
waduh klo gambar pohonnya nyontek brarti figur ayahnya kurang kuat kah.. hihi..
Deleteklo browsing arti gambar pohon, saya nemu ini http://putracenter.net/2012/12/28/tips-dan-arti-gambar-pohon-dalam-psikotest/ entah bener ato ga :D
aku biasanya ngganbar pohon mangga. ntah jadinya mirip atau tidak :D
ReplyDeletemirip ato engga mirip, yang penting itu jelas gambar pohon apa :)
Deletepasti aku juga gagal dah kalau psikotes gambar pohon, bener mba latree aku gambar pohon mangga tapi gak mirip sama sekali.
ReplyDeleteah masa sih mba.. :D
DeleteHahahaha.. Sekarang udah tahu belom itu namanya pohon apa? :D
ReplyDeletewih ada pakar psikologi :D
Deletesampai skarang blum tau dan engga berusaha buat nyari tau hihihi..
Hehehe.. Kalau saya mah disuruh gambar apa aja nggak bisa.. :D
Deletelah itu yang kmaren gambar spongebob? :p
Deletewah, susah juga ya kalau ndak biasa ngamatin pohon
ReplyDeleteiya..
Deletebukan penggemar pohon soalnya :))
kalo aku gambarnya pohon nangka coz pohon itu yang ada didepan rumah waktu saya masih kecil, emang yah memori enak kecil itu sampai dewasa tetap terjaga
ReplyDeletewaktu kecil di rumah ada pohon belimbing..
Deletetapi saya ga ngeh sama bentuk pohonnya :D
hahahaha.... aku langsung teringat acara mata najwa di metrotv.. pasti kalo test itu berupa wawancara dengan najwa sebagai pewawancara, Nathalia akan dicecar dengan pertanyaan:
ReplyDeletePohon di sekitar aula itu kan banyak ya. boleh sebutkan satu.
nah loh... hahaha
Hahahaha, aku ga inget lg disuruh gbr apa pas psikotes dulu itu... ;p tp perasaan bukan pohon...tp emg bnr ga sih tes ini bisa ngegambarin karakter para calon pencari kerja? ada bnyk cerita jg di kntorku, staff-staff yg lulus, tp pada ngelakuin perbuatan ga terpuji
ReplyDeletegambar, test, dll kan bisa dimanipulasi, kita bisa mempelajari dulu dan melatihnya sehinggal gk keliatan.. dan llos deh.. trus ketika ditrima, lama lama ketauan deh watak aslinya.. haha
ReplyDelete