Wednesday, October 17, 2018

Review Liplapin Lip Scrub dan Tinted Balm

liplapin

Kali ini saya akan mengulas dua buah produk perawatan bibir. Namanya Liplapin. Merk lokal asal Jakarta yang menggunakan 100% bahan-bahan natural untuk semua produknya. Sayang saya lupa dari mana mengetahui tentang Liplapin ini. Tahu-tahu saya sudah follow akun Instagramnya dan tertarik pada Lip Scrub dan Tinted Balm-nya.

Jadi, beberapa bulan terakhir ini kan cuacanya enggak enak ya. Bibir saya yang pada dasarnya memang sudah kering menjadi semakin kering lagi. Dan kalaupun memakai pewarna bibir, terlihat enggak rapi karena bibirnya pecah-pecah. Padahal ibu saya paling enggak suka jika melihat saya enggak memakai pewarna bibir, meskipun enggak pergi ke mana-mana. Apalagi di depan suami, kalau ketahuan enggak pakai pewarna bibir, saya langsung diceramahi. Soalnya bibir saya ini warnanya kusam. Enggak indah dipandang kalau enggak ditutup pewarna bibir.

Selama ini sih saya cuek saja. Namun entah kenapa, tiba-tiba saya memiliki keinginan untuk mulai melakukan perawatan bibir.

Daripada bibir saya tersiksa harus non stop memakai pewarna bibir, saya pun mulai mencari pelembap bibir yang berwarna. Akhirnya, ketika mengetahui tentang Liplapin, saya berharap Lip Scrub dan Tinted Balm-nya dapat mengatasi masalah bibir yang selama ini saya alami.

Saya mendapatkan kedua produk tersebut dari reseller-Liplapin. Belanjanya melalui Shopee supaya gratis ongkos kirim, hihihi.... Sudah lama, sekitar bulan Juli.

Liplalin Lip Scrub

Produk yang pertama yaitu Liplapin Lip Scrub. Berfungsi untuk mengangkat sel kulit mati dan sisa zat kimia pada bibir sehingga membuat bibir lebih halus, lembut, dan cerah. Harganya Rp 39.000. Varian Liplapin Lip Scrub ini ada banyak, mulai dari Original sampai Green Tea yang kekinian. Untuk kali pertama (mungkin akan ada kali kedua, ketiga, dan seterusnya karena saya ingin mencoba semua varian, hihihi...) saya membeli varian Bubble Gum dulu.

Kemasannya imut-imut dengan berat bersih sebesar 15 gram. Wadahnya berupa pot dari plastik dengan tutup bentuk ulir. Pada kemasannya terdapat keterangan bahwa bahan produk ini terdiri dari honey, coconut oil, dan sugar. Sangat alami, tanpa bahan pengawet dan petroleum jelly. Saat segelnya dibuka, terasa aroma permen karet yang wangi. Warna isinya manis, pink dan ungu.

liplapin

Apabila siang harinya memakai pewarna bibir terutama jenis lip cream, malam harinya sebelum tidur saya menggunakan produk ini setiap seminggu tiga kali. Tapi kalau enggak ke mana-mana, yang berarti enggak perlu memakai pewarna bibir, ya enggak dipakai. Sesuai kebutuhan saja.

Cara pakainya yaitu cukup oleskan ke bibir, lalu gosok secara perlahan dengan gerakan memutar. Butiran gulanya terasa lembut, enggak membuat bibir sakit, namun dapat mengangkat sel kulit mati dan sisa pewarna bibir dengan baik. Biasanya saya diamkan dulu sekitar 3 menit, kemudian saya bersihkan dengan tisu. Bisa saja sih dibersihkan pakai air, tapi sayang kan madu dan oil-nya jadi terbuang. Lebih baik dibiarkan agar meresap ke bibir.

Sejak menggunakan lip scrub ini secara rutin, saya enggak pernah lagi berurusan dengan bibir yang kering dan kasar. Kalau warna bibir sih tetap gelap (sesuai lah dengan kulit saya yang berwarna sawo matang), namun tampak lebih cerah dan sehat.

Liplapin Tinted Lip Balm

Produk yang kedua yaitu Liplapin Tinted Lip Balm. Berfungsi untuk melembapkan dan menutrisi bibir agar enggak kering dan pecah-pecah. Kelebihannya dibanding pelembap bibir yang lain adalah sudah berwarna. Harganya Rp 55.000. Terdiri dari empat pilihan warna yaitu Classic (bening), Red Rose (merah), Strawberry Kiss (pink), dan Cocoa Butter (cokelat). Karena memiliki warna bibir yang gelap, saya memilih Red Rose.

Kemasannya lebih imut lagi nih dengan berat bersih sebesar 10 gram. Wadahnya berupa pot dari kaleng dengan tutup bentuk ulir yang mudah dibuka-tutup. Di bagian belakang, terdapat informasi mengenai tanggal kedaluwarsa dan bahan-bahannya. Bahan utamanya yaitu shea butter, coconut oil, jojoba oil, dan vitamin E oil.

liplapin

Saya kurang suka dengan aromanya yang wangi bunga mawar. Tapi yang lainnya oke, terutama warnanya. Waktu awal pakai sih warnanya enggak keluar. Baru setelah beberapa kali rutin menggunakan lip scrub, warnanya mulai terlihat cantik alami di bibir.

Cara pakainya langsung saja oles dan ratakan ke bibir. Rasanya ringan dan enggak lengket. Agak berminyak di awal, tapi lama-lama sih menyatu dengan bibir. Berhubung diratakannya menggunakan jari-jari, kadang kalau enggak hati-hati malah jadi enggak rapi. Apalagi karena ada warnanya, jari tangan pun ikut belepotan. Makanya berharap banget ada versi stick-nya supaya lebih praktis dan higienis.

Lumayan suka dengan hasilnya. Wajah jadi tampak lebih cerah, meski tanpa pewarna bibir. Saya bisa tampil dengan bibir yang tampak merah alami di depan suami, tanpa perlu khawatir bibir menjadi kering. Jadi kepingin coba juga yang Strawberry Kiss, hohoho.... Namun bagi saya pribadi, saking keringnya bibir saya, untuk menjaga kelembapan sih tinted lip balm ini enggak semantap lip butter. Makanya saya menggunakan tinted balm ini hanya di siang hari. Adapun untuk perawatan bibir di malam hari sebelum tidur, saya lebih senang menggunakan lip butter. 

liplapin

Duh, enggak sabar deh mau beli lagi varian lainnya. Tapi bagaimana ya, duo ini saja awet banget enggak habis-habis, hihihi....

4 comments :

  1. Lucu-lucu banget ya desain-nya, kebetulan banget aku tuh suka desain makeup yang lucu-lucu gitu.

    ReplyDelete
  2. Dari semua perlip carean, aku yg aku belum cobain adalah lip scrub hehe, baru pakai lip balm & lip butter aja

    ReplyDelete
    Replies
    1. Saya jg br coba sekarang, tnyt ngaruh bgt buat bibir saya yg super kering

      Delete