Thursday, October 21, 2021

Staycation di Emaki Al-Masoem Resort Lembang

emaki al masoem resort lembang

Akhirnya... staycation pertama di masa pandemi ini. Setelah diundur beberapa kali, dari bulan Desember, terus Maret, terus Agustus.

Di satu sisi, sedih melihat sektor pariwisata terpuruk. Namun di sisi lain, menjaga kesehatan diri dan keluarga tentunya jauh lebih penting. Alhamdulillah, meski ditunda berkali-kali, proses reschedule dan refund di tiket.com berjalan mudah dan lancar.

Nah di bulan Oktober ini, kami akhirnya membulatkan tekad untuk mewujudkan rencana staycation. Niat awal berangkat cuma keluarga inti berempat pun berubah, ditambah mengajak anggota keluarga ring 1 (orang tua, mertua, dan adik) juga.

Bismillah....Meski grafik kasus Covid-19 terus menurun, bukan berarti kami euforia bebas melakukan revenge travel ya.

Berikut beberapa cara yang kami lakukan untuk meminimalkan risiko penularan di tengah masa pandemi ini. Pertama, staycation di hari kerja, supaya enggak terlalu ramai, yaitu hari Rabu-Kamis, tanggal 6-7 Oktober 2021. Konsekuensinya, enggak bisa full team karena ada yang enggak bisa cuti.

Serta kedua, memilih tempat staycation yang:
  • Masih berada di wilayah Bandung Raya, maksimal 2 jam perjalanan jadi bisa salat dan makan di rumah atau di tempat tujuan, enggak perlu berhenti di tengah jalan.
  • Kamarnya di tempat terbuka, terpisah dengan pengunjung lain, bukan di hotel yang 1 gedung terdiri dari puluhan bahkan ratusan kamar.
  • Memiliki fasilitas lengkap supaya enggak perlu keluar hotel.
  • Mendapat label tiket CLEAN di tiket.com, yang berarti sesuai dengan standar protokol kesehatan dan kebersihan yang memadai.

Berdasarkan beberapa pertimbangan tersebut, akhirnya kami memilih staycation di Emaki Al-Masoem Resort Lembang. Ini tuh merupakan pesantren (untuk lansia), penginapan, dan tempat wisata dalam 1 area. Masih baru nih, karena baru launching pertengahan tahun 2020 kemarin.

Walau memenuhi kriteria di atas, saya tetap membawa sarung bantal sendiri dan menyemprot disinfektan di permukaan yang sering disentuh orang ketika pertama kali masuk ke dalam kamar. Agak lebay sih, tapi biarin lah yang penting hati tenang, hehehe....

Lokasi Emaki Al-Masoem Resort Lembang

Hari itu saya dan orang tua berangkat dari Bandung pukul 1 siang menggunakan 2 kendaraan. Sedangkan mertua dari Cimahi menyusul dan bertemu di lokasi.

Sesuai dengan namanya, lokasi Emaki Al-Masoem Resort ini berada di Lembang. Tepatnya yaitu di Jalan Sukasenang. Dari Bandung bisa dicapai melalui jalur Setiabudi atau jalur Dago-Punclut. Seperti biasa, kalau ke Lembang kami memilih jalur Dago-Punclut karena relatif enggak macet dan lebih cepat.

Dari Punclut sendiri ada dua pilihan jalur lagi. Saya dan suami keluar di Jalan Cijeruk, lalu melewati Alun-Alun Lembang terus ke arah Tangkuban Perahu. Setelah Hotel Puteri Gunung, ada pertigaan. Nah, Emaki Al-Masoem ini belok ke kanan, ada baligonya kok.

Sedangkan ayah saya, karena ketinggalan, jadi mengikuti petunjuk Google Maps yaitu keluar di Jalan Kayu Ambon. Malah sampai duluan, tapi medannya ekstrim katanya.

Tempat Parkir dan Lobi Emaki Al-Masoem Resort Lembang

Kami tiba sekitar pukul 2.30 siang. Setelah memasuki gerbang Emaki Al-Masoem Resort Lembang, kami disambut oleh satpam. Langsung bilang saja mau check-in, jadi enggak perlu membeli tiket masuk, karena sudah termasuk ke dalam fasilitas kamar.

Yup, jadi tempat wisata di Emaki Al-Masoem Resort Lembang ini bisa dikunjungi meski enggak menginap. Tiket masuk di hari kerja kalau enggak salah Rp 10.000 per orang.


Cuma agak kaget dan pusing mencari tempat parkirnya nih. Pertama, karena enggak ada tempat parkir khusus, jadi kendaraan parkir di pinggir jalan. Kalau beruntung, bisa dapat tempat yang datar. Kalau enggak, berarti parkirnya di tempat yang menanjak atau menurun. Kedua, agak sulit mencari tempat parkir. Karena ternyata, meski hari kerja, pengunjungnya tetap ramai, sudah banyak kendaraan yang parkir. Selain itu, enggak ada tukang parkir yang memandu pula.


Tapi namanya rezeki mah ya, alhamdulillah dapat tempat parkir di dekat lobi. Lobinya terbuka gitu. Proses check-in-nya cepat, tapi ketika kami masih sibuk menurunkan tas dari kendaraan, petugasnya malah pergi duluan mengantar tamu yang lain, meninggalkan kami. Kami pun masuk tanpa tahu ke mana tujuannya. Untungnya, melihat kami kebingungan, ada petugas lain yang akhirnya mengantar kami.

Kamar di Emaki Al-Masoem Resort Lembang

Tempat menginap di Emaki Al-Masoem Resort Lembang ini ada tiga macam, yaitu Kobong, Villa Putih, dan Rumah Kayu. 


Alhamdulillah kami ditempatkan di Kobong. Tempatnya cukup terpencil dan berada di bawah Masjid. Masya Allah.... Jadi cowok-cowok bisa salat berjamaah di Masjid. Kata suami, masjidnya bagus dan nyaman.


Kalau kamarnya, ada tiga tipe, yaitu standar, deluxe, dan family. Kami memesan 3 kamar tipe deluxe dan 1 kamar tipe family. Selain jumlah kasur, perbedaan kamar tipe deluxe dan tipe family yaitu kamar tipe family lebih luas, serta dilengkapi kulkas dan meja makan.


Selebihnya sih sama. Terdapat televisi (tapi channel-nya terbatas), lemari pakaian, telepon, serta complimentary berupa air mineral, gula, teh, komplet dengan gelas, cangkir, dan mesin pemanas.


Kamar mandinya dilengkapi dengan berbagai toilet amenities mulai dari sabun, sampo, dan lain-lain, serta handuk dan shower air hangat.


Kamar kami terletak di lantai 2. Jadi ketika melihat ke jendela, pemandangannya kandang rusa. Gaya banget deh, hohoho....

Hal yang saya suka dari kamar di Emaki Al-Masoem Resort Lembang ini yaitu bentuk kasurnya. Berupa twin bed (2 kasur terpisah) yang berada di atas 1 dipan. Sehingga bisa dipisahkan atau digabungkan dengan mudah sesuai kebutuhan.

Selain itu, karena merupakan pesantren hotel, setiap kamar di Emaki Al-Masoem Resort Lembang dilengkapi dengan Al-Quran. Serta yang enggak kalah menyenangkan, di kamar kami, sepanjang hari selalu terdengar suara tilawah dari Masjid. Cuma sayang, petunjuk arah kiblatnya malah enggak ada. Tapi memang sih sekarang mah mudah mencari arah kiblat melalui aplikasi di smartphone

Oh iya, di sini enggak ada AC ya. Karena tanpa AC pun, udaranya dingin. Apalagi malam hari, AC alaminya kencang, hohoho.... WiFi ada , tapi di kamar sinyalnya jelek. Cuma bagus di sekitar lobi aja.

Fasilitas di Emaki Al-Masoem Resort Lembang

Fasilitas yang terdapat di Emaki Al-Masoem Resort Lembang ini enggak terlalu banyak, tapi cukup membuat anak-anak dan kakek-neneknya betah.


Di antaranya yaitu Mini Zoo yang tersebar di seluruh area. Ada rusa, kelinci, kalkun, ikan, angsa, marmut, burung kakak tua, burung merpati, burung unta, dan lain-lain. Ada yang disimpan di dalam kandang, ada juga yang dibiarkan berkeliaran dengan bebas. Burung merpatinya dibiarkan terbang bebas, membuat saya deg deg serrr takut kena tainya, heuheu....

Mini Zoo ini bisa dinikmati tanpa biaya tambahan. Kalau anak-anak ingin memberi makan hewan-hewan tersebut, tersedia pakan yang bisa dibeli dengan harga Rp 10.000.


Lalu ada tempat Panahan, biayanya Rp 20.000 untuk 10 panah. Serta penyewaan Sepeda, biayanya Rp 10.000 per jam. Karena memesan 4 kamar, kami mendapatkan 4 voucher gratis permainan. Bisa bebas memilih Panahan atau Sepeda.


Akhirnya dibagi 2 aja, kami memilih 2 voucher Panahan dan 2 voucher Sepeda. Meski pada praktiknya sih 4 voucher tersebut ternyata kurang, sehingga akhirnya beli lagi. Bapak-bapak seru-seruan main Panahan, sementara anak-anak enggak ada capeknya main Sepeda, hihihi.... 


Namun, fasilitas favorit anak-anak pastinya Playground. Bisa dinikmati secara gratis oleh anak-anak berusia di bawah 13 tahun. Playground-nya asyik banget. Selain ayunan dan perosotan, ada panjat dinding, panjat tali, jembatan kayu, jembatan tali, hingga tiang ala pemadam kebakaran. Cukup menantang, terutama untuk balita seusia Rashya.


Tapi Rashya suka. Jav apalagi, enggak perlu ditanya lagi dia mah. Lumayan banget melatih kemampuan motorik kasar mereka setelah selama ini cuma bisa memanjat pagar di rumah. Bebas dan tanpa omelan campur nada khawatir bundanya, hihihi....


Nah terakhir, fasilitas yang menjadi ciri khas di Emaki Al-Masoem Resort Lembang ini tentu saja Skywalk. Berupa jembatan panjang yang mengelilingi seluruh area. Jadi dari atas jembatan ini, pengunjung bisa melihat semua fasilitas yang ada di sana. Mulai dari kandang hewan, lapangan terbuka, termasuk kolam renang yang masih berada dalam proses pembangunan.


Skywalk ini spesial karena di sepanjang jalannya terdapat papan bertuliskan Asmaul Husna. Rashya yang sedang senang menghafalkan Asmaul Husna pun antusias sekali melafalkan Asmail Husna sambil berkeliling.

Desainnya juga cantik dengan kombinasi lantai kayu, pagar besi putih, dan latar hijau dari berbagai macam tumbuhan di sekitarnya.


Makanya saya sengaja membawa pakaian olahraga karena tertarik untuk lari pagi di Skywalk. Alhamdulillah, bisa kabur sebentar lari setitik berdua sama suami. Langsung cus setelah salat Subuh, sementara anak-anak ditinggal berdua di kamar. 

Sebelum menginap, saya sempat mencari tahu di Google berapa panjang Skywalk ini. Katanya 1,5 km, tapi ternyata hoax! Panjangnya hanya 450 m. Jadi untuk lari sejauh 3,4 km, kami harus berlari sebanyak 8 keliling, heuheu.... Lumayan lah puputeran sambil melafalkan Asmaul Husna.

Makan Malam, Gimana?

Rencana enggak ke mana-mana diam di hotel aja, kan judulnya juga staycation, ternyata gagal karena selama hari kerja, restoran di Emaki Al-Masoem Resort Lembang tutup pukul 4 sore. Hadeuh.... Untung saya bertanya dulu melalui Whatsapp sebelum datang ke sana.

Akhirnya saya memesan tempat untuk makan malam di Balibu RM Khas Sunda. Lokasinya enggak jauh dari Emaki Al-Masoem Resort Lembang. Jadi dari hotel balik lagi ke arah Bandung. Cuma butuh waktu sekitar 5-10 menit aja kok.


Saya memilih tempat makan tipe saung, supaya enggak perlu berbaur dengan pengunjung lain. Makanan pun sudah dipesan sejak kami masih di hotel, sehingga ketika tiba di restoran, enggak perlu menunggu lama karena makanan sudah siap.


Makanannya menu khas Sunda gitu. Yang dewasa memesan Paket Nasi Timbel dengan pilihan Ayam Goreng atau Gepuk. Sementara anak-anak memesan Nasi Goreng aja yang praktis dimakannya. Ditambah Gurame Bakar, Tumis Genjer, dan lain-lain. Minumannya ada Jeruk Hangat, Susu Jahe, Bandrek, dan lain-lain. Sayang, pilihan menu camilannya terbatas. Kami cuma memesan Pisang Goreng Keju. Rasanya enak, pelayanan juga memuaskan.

Sarapan di Emaki Al-Masoem Resort Lembang

Berbeda dengan makan malam, kami mendapat sarapan gratis sebagai bagian dari fasilitas kamar. Tinggal menambah membeli 2 menu aja untuk Rashya dan sepupunya yang masih balita. Sekitar Rp 25-30 ribu per menu.


Restorannya berada di atas lobi dan tempatnya terbuka. Kalau akhir pekan, sarapannya disajikan dalam bentuk buffet. Sedangkan kalau hari kerja, sarapannya disajikan dalam bentuk ala carte, dengan 4 macam pilihan menu, yaitu Bubur Ayam, Nasi Goreng, Mi Goreng, dan Chicken Katsu. Nasi Gorengnya enak, ada aroma rempah khas Timur Tengahnya. Bubur Ayamnya juga lumayan lah, meski enggak senikmat bubur ayam pinggir jalan.

Kesimpulan

Emaki Al-Masoem Resort Lembang ini cukup recomended untuk staycation bersama keluarga di masa pandemi ini. Selain didominasi ruang terbuka hijau, suasananya juga Islami. Fasilitasnya pun cukup lengkap.


Hanya saja, karena tempat wisatanya terbuka untuk umum juga, jadi agak ramai meski di hari kerja. Yup, tentunya bukan cuma kami yang memilih untuk jalan-jalan pada hari kerja di masa pandemi ini, hehehe.... Untungnya pukul 4 sore tempat wisatanya sudah tutup, sehingga kami enggak banyak bertemu pengunjung lain.

Jadi kami yang memang baru keluar kamar sekitar pukul 4 sore juga karena istirahat sebentar dan salat Asar dulu, bisa menikmati fasilitas dengan nyaman tanpa khawatir berpapasan dengan pengunjung lain. Begitu juga keesokan harinya, dari pukul 5 sampai 10 pagi, kondisi masih sepi, serasa tempat wisata hanya milik kami pribadi, hihihi.... Cuma tahu ramai karena terlihat pas siang, ketika kami check-in dan check-out tuh kendaraan yang parkir sangat padat.


Secara keseluruhan, menginap di Emaki Al-Masoem Resort Lembang ini cukup memuaskan. Namun karena masih dalam proses pembangunan, tempatnya masih agak berantakan dengan bahan-bahan bangunan, lengkap dengan tukangnya, hehehe....

Selain itu, ketika memeriksa kamar sebelum check-out, kami mendapati kolong kasurnya dipenuhi debu dan sampah, hiks.... Semoga ke depannya pihak Emaki Al-Masoem Resort Lembang bisa lebih teliti dan maksimal lagi dalam membersihkan ruangan ya.

Update November 2021:
Kemarin saya lihat di akun Instagramnya, ternyata sekarang Water Park-nya sudah jadi loh dan sudah bisa dipakai. Plus ada Camping Ground-nya juga.

~~~

Emaki Al-Masoem Resort Lembang
Jalan Sukasenang, Lembang, Kabupaten Bandung Barat
Instagram: @emaki.almasoem

16 comments :

  1. Wah bagus banget di dalam tempatnya mewah, di luar indah dan asri apalagi fasilitasnya lengkap dan bisa apa saja. Mulai dari olahraga sampai lihat binatang, hemm puas banget pasti.

    ReplyDelete
  2. Wah Teteh, aku pun sudah sangat merindukan staycation nih udah lama pisan gak liburan tapi tetep prokes harus selalu dijaga yaaah

    Emaki Al Masoem Lembang ini bisa jadi salah satu alternatif tempat nginep yah Teeeh, banyak tempat hiburannya nih pasti anak2 betah deh

    ReplyDelete
  3. Waaah ada kamar familynya. Jari mau ikutan nyobain deh. Udah lama ga liburan sekeluarga.

    ReplyDelete
  4. Duh wajib kesini nih kalo ke Lembang ya.. Suka banget sama keseluruhan resort ini.. Mulai penginapan, resto, sampe tempat bermainnya...cakeeeppp

    ReplyDelete
  5. Bagus banget ini tempatnya, pengen nih kapan² staycation disana, lengkAp juga permainannya, kamarnya juga nyaman banget yaaa

    ReplyDelete
  6. Wah ni bocil2 pasti happy ya mbak. Banyak banget kegiatan seru yg bisa dilakukan. Paling enak emang klo styqcation sama keluarga cari tempat yg kaya gini

    ReplyDelete
  7. Asik banget nih buat anak2. Kalau diliatin ini, anak2 saya pasti mupeng tuh sama panahannya. Btw, nama Kobong di sini ada artinya ga ya? Barangkali dalam bahasa sunda? Soalnya kalau dalam bahasa Jawa, Kobong artinya terbakar. Agak aneh memang kalau diartikan dlm bahasa jawa (lha tapii ini kan di lembaaang hehehe)

    ReplyDelete
  8. Menarik ya tempatnya, Mbak Lia.
    Saya penasaran, para lansia yang ikut pesantren di sana kegiatannya apa saja ya?
    Terus Emaki Al-Masoem Resort Lembang .. ini mengingatkan saya sama nama sekolah - SMA Al-Masoem di Bandung juga .... grup yang sama ya?

    ReplyDelete
  9. Wah namanya unik yaa inii mbaa. Seru semua ikut ya ring 1 plus adiiik. Aku jg milih staycation hari minggu ke senin mba. Karena lebih sepi ya area wisatanya tapi jalanan tetap ramee.
    Ini luas lapang hijau terbuka,cocok banget buat bareng anak2 dan lansia ^^

    ReplyDelete
  10. Mbaaaa aku mupeng pengen kesana jugaaaa. Langsung aku kasih tahu Suamiku nih, bisa dimasukkan ke list tempat Staycation untuk agenda kedepannya. Udah dua tahun nih gak Staycation, jadi kangennya numpuk, haha. Dan kami memang selalu pilih yang ada Mini Zoo-nya, bisa sekaligus jadi wisata edukatif Anak-anak kan ya. Ah seruuuu.

    ReplyDelete
  11. Saat oandemi memang lebih nyaman menginap di tempat yang banyak area terbuka seperti ini. Untung aja di dekat resort ada resto, ya. Kalau enggak jadi agak ribet juga cari makan malam

    ReplyDelete
  12. Agar bisa tetap waras memang sebaiknya sesekali staycation. Itu lebih baik sih. Toh dekat saja dan bisa mematuhi protokol kesehatan

    ReplyDelete
  13. bagus banget lokasinya mba.. wah, bener-bener cocok untuk sarana liburan keluarga ya. Yang dewasa bisa rileks, anak-anak bisa main-main sekaligus belajar.

    ReplyDelete
  14. wah ini fasilitasnya kece mbak
    ada mini zoo segala ya
    anak anak pastu hepi ya klo diajak staycation disini

    ReplyDelete
  15. Wah, bagus banget mbak... Apalagi pas lihat banyak fasilitas bermainnya. Fix, wajib banget staycation disini,abak anak pasti betah ya

    ReplyDelete
  16. Suatu hari nanti aku kudu cusss ke siniii!
    Aku udah ke Lembang, tapi biasanya ga pake nginep mba
    seruuu kali yaaa, kalo nginep bareng kluarga besar di villa nuansa Islami kayak gini.
    Mauuu banget!

    ReplyDelete