Showing posts with label hobi. Show all posts
Showing posts with label hobi. Show all posts

Wednesday, September 2, 2015

Emak-Emak dan Pom Pom Boys


Entah kenapa, akhir-akhir ini banyak kegiatan saya di masa lalu yang tiba-tiba kembali lagi. Hmmm, enggak terlalu banyak sih sebenarnya, baru dua, hihihi.... Jadi setelah menerima tawaran sebagai planner beberapa waktu yang lalu, saya juga baru saja menyanggupi tawaran sebagai koreografer tukang melatih tari di komplek perumahan tempat saya tinggal.

Masih dalam rangka menyemarakkan perayaan 17 Agustus nih. Selama bulan Agustus kemarin kan tiap minggu selalu diadakan berbagai macam lomba. Nah, puncaknya adalah bazar dan pentas seni yang diadakan pada tanggal 29 Agustus. Acaranya dimulai sejak pagi. Seru!

Pentas seninya, diisi oleh berbagai macam penampilan dari warga komplek. Ada yang mengaji, menari, menyanyi. Mulai dari anak-anak hingga orang dewasa, mahmud (mamah muda) dan duren (duda keren), semuanya ikut berpartisipasi. Prinsipnya dari kita, oleh kita, dan untuk kita deh. Enggak ketinggalan ada acara pembagian hadiah juga. Jav dapat piala dan bingkisan sebagai juara pertama lomba sepeda hias. Yippie! ;)


Kalau malamnya, acara diisi oleh bintang tamu. Yang pertama yaitu The Panas Dalam. Dan yang kedua yaitu Keluarga Besar Artis Musisi Bandung. Berhubung artis lawas (angkatannya Inka Christie dan Nicky Astria), saya merasa kurang familiar dengan nama artis-artis yang tergabung dalam Keluarga Besar Artis Musisi Bandung tersebut. Tapi kalau sudah mendengar lagunya, langsung ingat deh. Lagu-lagu zaman saya masih SD :D

Nah, suatu malam, sepulang dari rapat panitia Tujuh Belasan, suami saya mengatakan bahwa pada malam pentas seni nanti panitia ingin menampilkan Pom Pom Boys. Hmmm... sepertinya saya tahu ke mana arah pembicaraan ini. Katanya anak-anak Tarka sudah siap, dan meminta saya untuk membuat koreografinya. Tuh betul kan :D

Alhamdulillah, walaupun sudah jadi emak-emak begini, ternyata saya masih dipercaya untuk melakukan kegiatan yang cocoknya sih dilakonin sama yang masih muda, segar, dan energik :p Zaman masih muda dulu, di sela-sela kegiatan menari Bali bersama teman-teman di kampus dan kadang menari juga bersama salah satu grup tari di Bandung, saya memang selalu membuat koreografi untuk anak-anak Tarka di komplek, baik Pom Pom Boys maupun Modern Dance. Sekitar lima atau enam tahun berturut-turut. Mulai dari teman-teman seangkatan saya sampai yang seangkatan adik saya. Bahkan pernah juga loh Pom Pom Boys binaan saya itu diundang tampil untuk acara tahun baruan di hotel. Gaya ya, hehehe.... Seiring berjalannya waktu, generasi Tarka yang baru mulai melempem, kegiatannya semakin sepi, dan saya pun enggak pernah membuat koreografi lagi.

Selain itu, sejak memutuskan untuk berhijab beberapa tahun yang lalu, tentu saya enggak bisa menari lagi. Akhirnya saya mengobati rindu untuk menari melalui senam belly dance dan zumba di rumah.

Makanya ketika suami menyampaikan permintaan tersebut, perasaan saya campur aduk. Senang dan antusias, tapi sekaligus pesimis dan khawatir. Bagaimana enggak khawatir, sudah lama sekali saya enggak menari lagi. Emak-emak begini disuruh membuat koreografi apa enggak puyeng, hihihi.... Lalu bagaimana enggak pesimis, suami saya menyampaikan hal tersebut empat hari sebelum hari H, heuheu....

Tapi ya namanya juga Pom Pom Boys, gerakan sih enggak harus keren, simpel-simpel saja, yang penting lucu dan menghibur. Maka tiga hari sebelum hari H, saya ketemuan dulu sama anak-anaknya, membicarakan konsepnya ingin seperti apa. Enggak tanggung-tanggung mereka mau durasinya selama dua puluh menit, supaya eksis, hahaha.... Setelah saya mencari beberapa lagu yang cocok, berkutat dengan aplikasi MP3 Cutter and Joiner, serta membuat koreografinya, kami pun mulai berlatih dua hari sebelum hari H. Berhubung latihannya malam hari (kalau siang anak-anaknya kan sekolah), jadi Jav sama ayahnya dulu. Yeay! Me time :D

Seperti biasanya, melatih remaja laki-laki menari itu menghibur sekali. Dijamin enggak akan berhenti tersenyum dan tertawa. Bayangkan saja, mereka yang maskulin itu (orang yang sama dengan peserta lomba panjat pinang) disuruh melakukan gerakan perempuan. Ada sih yang bisa gemulai, dan ada juga yang jarang ikut latihan namun daya tangkapnya cepat. Tapi sebagian besar ya kaku-kaku. Untungnya semuanya pada semangat. Berani malu dan gila-gilaan. Kocak! Selanjutnya tinggal improvisasi masing-masing dan menambahkan teriakan sok imut ala cheerleader ;)

Dari saya sendiri, sebenarnya merasa kurang optimal sih. Karena waktu latihan hanya dua hari, maka saya memberi gerakan berulang. Padahal dulu saya paling alergi sama gerakan yang diulang-ulang. Selain itu, karena faktor umur, rupanya saya sudah mulai pikun juga. Di buku catatan saya, gerakan kedua untuk lagu ketiga itu yaitu 'loncat'. Tapi ketika praktik, saya malah bingung sendiri, loncat yang bagaimana nih maksudnya, lupa , hihihi....

Tentunya saya senang sekali bisa melatih tari lagi. Dibandingkan dengan ketika menjajaki pekerjaan sebagai planner kemarin, kakunya sebentar saja dan loading-nya lebih cepat. Saya pun merasakan kembali bagaimana nikmatnya menari.

Menari ramai-ramai tentu berbeda dengan senam sendiri di rumah. Keduanya memang sama-sama merupakan aktivitas fisik yang bermanfaat bagi tubuh, di antaranya:
  • Memperbaiki postur tubuh.
  • Mengurangi berat badan.
  • Membuat tubuh lebih sehat dan bugar.
  • Meningkatkan kekuatan dan daya tahan otot serta kelenturan tubuh.
  • Membuat otak lebih cerdas.
Tapi dengan menari bersama-sama, apalagi melatih Pom Pom Boys, saya merasa bahwa kegiatan tersebut memicu keluarnya hormon endorfin yang lebih banyak sehingga membuat hidup lebih bersemangat dan bahagia. Jadi lupa umur dan merasa jauh lebih muda :p

Hmmm, jadi teringat lagi dengan cita-cita saya untuk mempunyai sanggar tari dan tetap eksis melatih tari. Tetap seru kok walaupun enggak bisa tampil di atas panggung dan menikmati sorotan lampu serta tepukan tangan dari penonton. Seperti yang saya rasakan malam itu ketika Pom Pom Boys akan tampil (mereka tampil setelah The Panas Dalam). Deg-degannya sama :D

Alhamdulillah ketika tampil, semua penonton langsung berebut maju ke depan, tertawa, dan berteriak heboh melihat anak-anak Tarka mengenakan pakaian perempuan yang seksi, berdandan, serta melakukan gerakan yang centil. Padahal kostumnya seadanya saja, tanktop dan rok mini yang enggak seragam. Propertinya pun hanya pom pom yang dibuat dari tali rafia. Maklum lah, persiapannya singkat sekali. Seandainya ditambah wig atau tiara, pasti akan lebih cetar.


Mau melihat videonya juga? Menyusul ya, belum berhasil upload ke Youtube nih.

Saturday, June 28, 2014

Untuk Kita, Mah…

Zaman masih ABG, saya sering sekali bertengkar dengan ibu saya (Mamah). Itu karena kami sama-sama keras kepala. Istilah Sundanya sih, pakeukeuh-keukeuh, hihihi…. Selain keras kepala (yang untungnya sekarang ini sudah bermetamorfosis menjadi sama-sama mencoba untuk saling mengerti), masih banyak kesamaan kami yang lain. Salah satunya kesamaan hobi.

Menari
Ketika SMA, saya memilih tari sebagai kegiatan ekstrakurikuler. Tahun kedua, kegiatan tari yang saya jalani semakin padat. Selain karena menjadi pengurus, juga karena banyak event yang kami ikuti (baik kompetisi ataupun pentas biasa). Menjelang pentas, latihan pun semakin intensif. Setiap hari, dan bisa sampai malam, bahkan pagi.

Tentu saja, kegiatan tersebut membuat Mamah khawatir. Beliau melarang saya untuk menari lagi, karena takut mengganggu waktu belajar saya. Walaupun saya tidak menghiraukan larangannya (dan berjanji baru akan tidak aktif lagi di ekskul tari apabila sudah masuk tahun ketiga), namun tetap saja saya merasa sedih, merasa hobi saya tidak didukung.

Kenyataan yang mencengangkan, saya ketahui ketika pelatih tari bercerita bahwa dia pernah bertemu dengan teman kerja Mamah dalam sebuah pesta. Dari teman kerja Mamah, pelatih tari saya mengetahui bahwa Mamah sering bercerita (tentunya dengan ekspresi bangga) tentang saya dan kegiatan tari saya. Rasanya terharu mengetahui bahwa sebenarnya Mamah bangga pada saya. Larangannya hanya bentuk kekhawatiran orang tua pada anaknya. Kekhawatiran yang tidak terbukti, karena setelah lulus dari SMA, saya diterima kuliah di institut teknologi di Bandung (dan lagi-lagi memilih tari sebagai kegiatan lain di kampus) :p

Beberapa waktu yang lalu, Mamah pernah bercerita bahwa waktu masih gadis, beliau juga sempat berangan-angan untuk menjadi penari. Sayang, hobinya tersebut tidak tersalurkan, karena Mamah hanya berani menari sendiri di dalam kamar. Nah, sebulan setelah menikah dengan Papah, sepulang dari menonton Flash Dance di bioskop, Mamah menari-nari sendiri di dalam kamar, namun setelahnya langsung mual dan pusing. Ternyata mualnya bukan karena menari, tetapi karena sudah ada saya di dalam kandungannya, hohoho…. Wajar kan kalau saya hobi menari juga (walaupun sekarang saya juga sudah pensiun menari) ;) 

Menulis
Sebagai lulusan Sastra Inggris, Mamah juga hobi menulis. Dulu, Mamah pernah membuat tulisan dan mengirimnya ke media cetak, tetapi tidak ada yang berhasil dimuat. Mamah juga pernah bercita-cita untuk menyusun sebuah buku, tetapi sampai sekarang belum tercapai. Sekarang ini Mamah bekerja di Bagian Humas dan selalu menulis laporan perjalanan untuk ditayangkan di website kantor. Lumayan lah, setidaknya hobinya bisa sedikit tersalurkan :D

Meskipun baru beberapa tahun ini saya mulai menekuni hobi menulis (sejak Jav lahir dan saya berhenti bekerja), namun beberapa cerpen saya sudah pernah diterbitkan dalam buku antologi (semoga suatu saat bisa menerbitkan novel…). Selain itu beberapa tulisan saya juga sudah pernah dimuat di media cetak.

Prestasi yang tidak seberapa. Namun saya berjanji untuk terus mengembangkan hobi ini. Selain sebagai sarana untuk berekspresi, saya juga ingin mempersembahkan pencapaian yang saya dapatkan dari hobi menulis ini untuk Mamah…. Demi hobi saya sendiri…. Juga demi hobi Mamah yang belum sempat tersalurkan….

Saya - Mamah - Jav (Dok. Pribadi)
Psssttt.... Meskipun belum bisa disebut hobi, tapi saya dan Mamah senang liburan bersama. Bahkan, kami pernah berharap bisa mencoba wisata pesiar mewah atau camping dengan fasilitas ala hotel hihihi....

~~~

Tulisan ini diikutsertakan dalam "3rd Giveaway : Tanakita - Hobi dan Keluarga".


Wednesday, July 17, 2013

Tampil Bersama Artis Idola, Bukan Hanya Impian

Pasti tidak banyak yang mengira bahwa dulu saya mempunyai impian untuk bisa seperti Eko Supriyanto. Siapa dia? Pria kelahiran Banjarmasin ini adalah salah satu penari latar Madonna dalam konsernya di Amerika dan Eropa yang berjudul Drown World Tour. Bayangkan, menjadi penari latarnya Madonna! Keren banget enggak sih? Dia merupakan 12 orang terpilih dari ribuan peserta audisi yang diadakan di Los Angeles dan New York.

Eko Supriyanto (sumber)
Udah nonton This Is It? Film dokumenter tentang proses persiapan konser terakhir Michael Jackson. Dalam film tersebut diperlihatkan ribuan penari yang mengikuti audisi. Mereka datang dari berbagai penjuru dunia untuk mewujudkan impiannya menjadi penari latar Michael Jackson. Setelahnya, 11 orang terpilih harus mengikuti jadwal latihan yang padat. Tidak tanggung-tanggung, Michael Jackson turun tangan untuk ikut melatih mereka. Sayangnya, mereka tidak sempat tampil bersama Michael Jackson karena konser tersebut tidak jadi digelar. The King of Pop telah menghembuskan nafas terakhirnya. Sebagai penggemar Michael Jackson, saya merasa iri pada mereka. Meskipun hanya latihan, tetapi mereka sempat berinteraksi dan berada di panggung latihan yang sama dengan Michael Jackson...

Michael Jackson bersama para penarinya (sumber)
Ada yang merasa senasib dengan saya? Ingin tampil bersama artis idola? Hei! Enggak perlu jauh-jauh ke Amerika atau Eropa. Di Indonesia juga ada loh artis keren yang multitalenta. Siapa lagi kalau bukan Agnes Monica!

Agnes Monica (sumber)
Siapa yang tidak tahu sepak terjang Agnes Monica atau biasa dipanggil AgnezMo? Suaranya mantap, staminanya oke, tariannya energik. Saya sendiri sangat mengidolakannya sejak dia meluncurkan album dewasa pertamanya yang bertajuk And the Story Goes. Selanjutnya berbagai penghargaan pun dia dapatkan baik nasional maupun internasional. Bahkan impiannya untuk go international sudah berada di depan mata. Saat ini Agnes dikabarkan sedang merampungkan sebuah proyek album internasional perdananya di Los Angeles bersama produser terkenal, Timbaland. Keren ya.

Agnes Monica saat sedang tampil di panggung
Nah, untuk pertama kalinya, simPATI dan Agnes akan membuat sebuah official video klip yang berjudul "Walk". Para penggemar Agnes mendapatkan kesempatan untuk tampil bersama Agnes di video klip tersebut loh. Asik kan?

Kamu tertarik? Caranya gampang banget! Enggak perlu antri untuk ikut audisi. Kamu cukup membuat video pendek dan meng-upload-nya di tsel.me/walkwithsimPATI.

Bingung mau membuat video yang seperti apa? Tenang, ada panduannya kok, yaitu 20 tema yang diantaranya:
  • Your Best Pose: Shoot pose kamu yang penuh percaya diri
  • Fingers Snapping!: Shoot kamu menjetakkan jari sesuai irama
  • Walk with Pride: Shoot kamu dan temanmu berjalan dengan penuh gaya
  • Kick: Shoot kamu sedang menendang udara sekencang mungkin
  • Hip Hop Style: Tunjukkan gayamu se-hip-hop mungkin.
  • Wave your hands: Shoot kamu mengangkat tangan dan menggerakkan ke depan dan belakang 
  • Laughter: Shoot gaya kamu sedang tertawa
  • Your Beat: Shoot kamu sedang berpura-puta memainkan alat musik sesuai irama
  • Listen to Music: Shoot kamu mendengarkan musik lewat earphone
  • Sit like a boss: Shoot kamu duduk dengan gaya cool
  • Pose with your friends: Shoot pose cool kamu bersama teman-temanmu
  • Dance with hat: Shoot kamu ngedance menggunakan topi
  • Look up: Busungkan dadamu dan lihatlah ke atas
  • Running: Shoot kamu sedang berlari
  • Jump: Shoot kamu sedang meloncat penuh semangat
  • Shout out loud: Shoot kamu sedang berteriak sekencang mungkin
  • High five: Shoot kamu sedang high-five bersama teman
  • Freestyle Dance: Shoot kamu sedang ngedande ala freestyle
  • What's it gonna be: Shoot kamu lipsync lirik "What's it gonna be"
  • Sing "Walk": Shoot close up, kamu lipsync lirik "Walk, walk it out"

Udah kebayang kan mau bergaya apa aja. Nah tunggu apalagi, langsung deh bikin dan upload videonya. Caranya:

  • Buka tsel.me/walkwithsimPATI
  • Login dengan Facebook
  • Lihat Video "The Walk So Far"
  • Ada adegan yang harus dilengkapi
  • Pilih adegan yang ingin kamu isi
  • Lihat instruksi dengan tema adegan
  • Klik button submit
  • Follow Twitter dan Facebook simPATI
  • Isi data diri
  • Browse dan upload video / copy link Youtube kamu
  • Tulis judul video
  • Share ke Facebook dan Twitter
  • Kumpulkan vote sebanyak-banyaknya

Ayo! Kapan lagi dapat kesempatan tampil bersama Agnes Monica di video klip terbarunya, diputar di berbagai stasiun TV dan channel Youtube resmi Agnes Monica, serta dilihat oleh ratusan ribu penonton. Selain itu kamu juga dapat kesempatan meraih hadiah total ratusan juta Rupiah loh!



Makanya buat video yang sekeren mungkin dan jangan asal-asalan ya :)

Keterangan lebih lanjut: