Friday, February 27, 2015

Kartu Nama: Dulu dan Sekarang

Kartu nama. Siapa sih yang tidak mengetahui kartu mungil berisi informasi penting mengenai identitas pemiliknya ini. Saya pribadi, sejak masih duduk di bangku sekolah dasar sampai bekerja di almamater, pasti mempunyai stok kartu nama yang selalu tersimpan manis di dalam dompet.

Tentu saja, desainnya berbeda. Ketika SD sih desainnya bergambar salah satu tokoh kartun Disney. Namanya juga anak-anak, fungsinya ya hanya sekadar untuk lucu-lucuan saja. Sedangkan setelah bekerja, desainnya menjadi lebih formal. Manfaatnya pun menjadi lebih besar. Bukan hanya menunjukkan identitas dan profesi, tetapi juga menjadi bagian penting dalam memperluas jaringan. Saat itu, sebagai peneliti, saya membutuhkan jaringan yang luas untuk mempermudah jalan dalam mendapatkan data. Begitu juga setiap saya menghadiri seminar atau konferensi internasional, bertukar kartu nama hukumnya wajib apabila berkenalan dengan peserta lain dari luar negeri.

Kartu nama yang sudah kedaluwarsa
Mungkin ada beberapa orang yang berpikir bahwa kartu nama sudah tidak dibutuhkan lagi di zaman yang serba digital ini. Dengan adanya smartphone, jangankan menyimpan identitas/kontak seseorang, beberapa jenis pekerjaan pun bisa diselesaikan hanya dengan menggunakan ponsel.

Tapi, bukan berarti kartu nama menjadi tidak penting lagi. Dari dulu sampai sekarang, manfaat kartu nama tidak pernah berubah dalam perannya sebagai salah satu alat yang efektif untuk memperluas jaringan. Kenapa lebih efektif? Karena:
  • Informatif. Meskipun ukurannya kecil, namun kartu nama cukup untuk memuat identitas/kontak seseorang.
  • Praktis. Bertukar nomor/alamat kontak secara lisan lalu menyimpannya di ponsel, tentu akan rawan terjadi eror. Salah memasukkan satu angka atau satu huruf saja, bisa berarti menghilangkan beberapa kesempatan. Rasanya tidak etis juga apabila memasukkan sendiri nomor/alamat kontak ke dalam ponsel seseorang.
  • Menarik. Desain kartu nama dapat dipilih sesuai dengan profesi dan selera pemiliknya. Tentu, tidak keren kelihatannya apabila seseorang membutuhkan nomor/alamat kontak kita, tetapi kita menuliskannya dalam secarik kertas :p

Walaupun begitu, teknologi yang sudah semakin maju, tentu secara tidak langsung membuat kartu nama menjadi ikut terpengaruh juga. Misalnya dalam hal:
  • Cara penyimpanannya. Dulu, agar tidak tercecer, kartu nama dikumpulkan dalam sebuah dompet khusus penyimpanan kartu nama. Sekarang, sama juga sih. Bedanya, sebelum dimasukkan ke dalam dompet, informasi yang tertera pada kartu nama bisa langsung dialihkan ke dalam ponsel. Cukup capture kartu namanya, lalu semua data penting dalam kartu nama pun tersimpan di dalam ponsel. Canggih ya…. Tidak perlu menyalin kontak secara manual. Cara mengaksesnya pun menjadi lebih mudah.
  • Isinya. Dulu, kartu nama berisi beberapa informasi berupa nomor telepon dan alamat rumah/kantor pemiliknya. Sekarang, di zaman yang serba digital ini, bisa ditambah juga dengan akun media sosial. Jangan salah, akun media sosial sudah dianggap menjadi bagian dari personal branding loh. Apalagi untuk blogger seperti saya. Dan, selain akun media sosial, ada lagi nih yang asyik untuk dipajang di kartu nama para bloggerQR code. Buat kodenya, pasang di kartu nama, kemudian orang yang meng-scan-nya melalui ponsel akan langsung dibawa menuju link blog pemilik kartu nama. Mantap ya….

Salah satu aplikasi business card scanner

Saya sudah mulai menulis di blog sejak tahun 2007. Tapi, baru beberapa tahun terakhir berusaha membuatnya menjadi lebih profesional. Sayangnya, sampai sekarang, saya belum mempunyai kartu nama yang menunjukkan profesi saya sebagai seorang blogger. Padahal, seperti yang sudah saya sampaikan di atas, apapun profesinya, kartu nama itu sangat penting untuk memperluas jaringan. Termasuk untuk blogger (selain blogwalking, bergabung dengan komunitas, dan kopi darat).

Iseng-iseng browsing di internet, saya menemukan template kartu nama gratis untuk blogger dan freelance journalist. Warnanya merah muda pula, senada dengan warna blog saya, hohoho…. Diedit sedikit, jadi deh calon kartu nama versi saya.

Calon kartu nama baru

Hmmm, sebenarnya terlalu manis sih. Nanti coba bikin sendiri saja ah, yang lebih simpel. Perihal dicetaknya di mana, mudah-mudahan bisa dapat gratis dari kartunama.net ;)

Saturday, February 21, 2015

Asyiknya Bermain Hujan-Hujanan

Bagi saya, musim hujan itu agak merepotkan. Kegiatan ke luar rumah terhambat, jalanan becek, rumah pun terkesan kumuh karena tumpukan jemuran yang belum kering. Namun, yang membuat saya mengelus dada yaitu ketika hujan dijadikan ajang bagi Jav untuk bermain hujan-hujanan.

Tapi hujan kan rahmat dari Allah ya. Daripada mengeluh lebih baik berdoa agar hujan yang turun menjadi berkah. Daripada menggerutu, lebih baik berusaha untuk menikmatinya. Termasuk ketika Jav bermain hujan-hujanan ;)


Apabila hujan turun ketika kami sedang berada di dalam rumah sih, sikap Jav cenderung aman dan terkendali. Tapi, sekalinya saya membuka pintu ketika mengangkat jemuran, atau untuk membeli bakso (hujan-hujan paling enak kan makan bakso yah, hihihi…), atau karena ada kurir yang mengantar barang, maka Jav pun langsung menggunakan kesempatan tersebut untuk bermain di luar dan hujan-hujanan.

Ya sudahlah, namanya anak-anak. Daripada saya stres sendiri, mending biarkan saja Jav bermain hujan-hujanan. Apalagi sebenarnya bermain hujan-hujanan itu ada manfaatnya loh bagi perkembangan anak seusia Jav, yaitu:
  • Mengenalkan anak pada fenomena alam. Dengan bermain hujan-hujanan, Jav bisa melihat dan merasakan sendiri bagaimana hujan itu. Bukan hanya dari cerita di buku yang biasa saya bacakan.
  • Mendekatkan anak dengan penciptanya. Hujan merupakan kesempatan bagi saya mengajarkan Jav untuk bersyukur dan mempraktekkan doa ketika turun hujan.
  • Menstimulasi kemampuan motorik kasar. Jav senang sekali berlari dan meloncat di tengah hujan.
  • Melatih kemampuan kognitif. Secara tidak langsung, Jav juga belajar mengenai sifat-sifat air. Bagaimana air menciprat ke sekeliling, ketika dia menghentakkan kakinya ke tengah genangan. Atau bagaimana air merembes membasahi bajunya.
  • Meningkatkan kekebalan tubuh. Ketika anak bermain hujan-hujanan, suhu tubuhnya akan menyesuaikan dengan suhu udara. Dengan begitu, saya berharap tubuh Jav akan lebih mudah berdaptasi dengan suhu dingin.
  • Membuat anak bahagia. Itu pasti. Hati saya terasa hangat setiap melihat tawa bahagia Jav ketika dia sedang menikmati rintik air hujan membasahi kepalanya.
Tidak takut anak akan jatuh sakit? Well, sebagai seorang ibu, tentu saja saya sangat mengkhawatirkan kesehatan Jav. Tapi tenang, ada tipsnya kok supaya kesehatan dan keselamatan anak tetap terjaga walaupun senang bermain hujan-hujanan. Di antaranya:
  • Kondisi hujan yang turun bukan hujan deras yang disertai dengan angin kencang dan petir.
  • Kondisi tubuh anak sedang fit, sudah makan, dan cukup istirahat.
  • Waktu bermain tidak lebih dari 30 menit.
  • Setelah selesai, segera mandikan dengan air hangat, pakaikan pakaian yang hangat, dan berikan makanan atau minuman yang hangat.
Sebenarnya, air hujan yang langsung turun dari langit sih, tidak akan menyebabkan anak menjadi sakit. Bakteri yang terkandung dalam air kotor lah yang menjadi sumber penyakit. Misalnya air hujan yang berasal dari atap atau air banjir yang sudah terkontaminasi berbagai kotoran. Untuk menghindari diare dan leptospirosis yang disebabkan oleh bakteri dalam air kotor, maka sebaiknya ketika bermain hujan-hujanan, anak dilengkapi dengan payung, jas hujan, dan sepatu boot.

Alhamdulillah, Jav mau bermain hujan-hujanan pakai payung. Meskipun suka juga sih curi-curi basah-basahan, hihihi…. Pasti bakal lebih seru dan lebih bebas kalau payungnya diganti dengan jas hujan. Cari-cari di online shop, saya menemukan jas hujan yang lucu di di website ini. Warna dan desainnya cocok banget untuk anak-anak. Katanya Jav kepingin yang model bebek, supaya matching dengan warna sepedanya. Iya, Jav juga senang main sepeda sambil hujan-hujanan :)

blanja.com
Funny Raincoat

Monday, February 16, 2015

Beehive Cafe & Eatery

Beberapa waktu yang lalu, saya dilanda situasi yang dilematik. Bagaimana tidak? Saya ada janji untuk berkumpul bersama teman-teman kuliah yang sedang main di Bandung. Kami jarang bertemu, biasanya baru bertemu kalau ada yang menikah. Sementara di waktu yang sama, saya terpilih untuk menjadi peserta tantangan menulis yang diadakan salah satu penerbit besar di Indonesia.

Setelah melakukan berbagai pertimbangan, akhirnya saya memilih untuk hang out bersama teman-teman di Floating Market Lembang. Enggak lama, karena mereka harus segera kembali ke Jakarta. Langsung bubar lagi deh.

Tapi, dalam waktu dua jam itu, entah karena hawa Lembang yang dingin atau memang pembawaannya senang ngemil, pagi itu saya dan suami memesan banyak sekali camilan. Kentang spiral, cakwe, tempe mendoan, martabak manis, sampai sate kelinci. Sepulangnya dari sana, perut rasanya masih full, padahal sudah masuk jam makan siang.

Kami pun mampir dulu ke Beehive Cafe & Eatery. Beberapa kali pernah membaca review-nya, akhirnya kesampaian juga mencoba sendiri.


Lahan parkirnya cukup luas. Di dalamnya ada playground kecil juga, tempat Jav bisa menyalurkan energinya. Soalnya di Floating Market Lembang, saya mewanti-wanti Jav supaya duduk manis di depan teman-teman Bunda, hihihi…. Toiletnya juga nyaman, hanya saja tempat laki-laki dan perempuan melalui satu pintu masuk yang sama.


Duduknya bisa pilih di smoking area atau non smoking area. Supaya mudah mengawasi Jav yang sedang main di playground, kami memilih tempat di smoking area. Suasananya lebih terang karena salah satu sisinya berupa jendela besar yang langsung menghadap ke tempat parkir.


Sesuai namanya, kafe ini didominasi oleh dekorasi bertema lebah. Kursinya berwarna hitam dan kuning, seperti lebah.  Di smoking area, bagian dalam dan luarnya diberi pembatas unik berpola sarang lebah. Gambar mengenai serba-serbi lebah juga turut menghiasi dinding putih di bagian luar.


Berhubung masih kenyang, saya dan suami kompak memilih pasta. Saya memesan Fettuccini Carbonara, sedangkan suami memesan Penne Arabiata.

Fettuccini Carbonara (Rp 43.000)
Penne Arabiata (Rp 40.000)
Ternyata porsinya lumayan besar dan mengenyangkan juga, apalagi dilengkapi dengan roti kering yang gurih dan renyah. Soal rasa, Fettuccini Carbonara-nya lumayan enak. Sausnya creamy dan gurih. Taburan daging asap dan jamurnya pun melimpah. Tapi, menurut saya sih tidak sespesial Penne Arabiata yang rasanya lebih tajam, asam dan pedas.  Yummy! Potongan ayam gorengnya besar dan banyak, hanya saja teksturnya agak keras.

Classic Mojito (Rp 28.000)
Untuk minumnya, suami memesan Classic Mojito. Rasanya segar, campuran antara soda, lemon, dan daun mint. Next time kepingin mencoba Creme Brulee-nya ah….

Oiya, pengunjung yang meng-upload foto makanan atau minumannya ke Instagram, bakal dapat hadiah loh. Ternyata hadiahnya tanaman hias. Bukan makanan/minuman dan bukan juga merchandise yang berhubungan dengan lebah. Lucu ya. Tapi sayang, saya bukan penggemar tanaman sih....


~~~


Beehive Cafe & Eatery
Jl. Dayang Sumbi No. 1 Bandung
Telepon (022) 2505801

Friday, February 13, 2015

Cantik Manis

Cantik manis? Tenang, ini bukan tentang saya kok, hihihi…. Tapi tentang camilan kesukaan Jav dan yangkinya.


Bahan:
  • 70 gr tepung hunkwe
  • 500 ml santan dari 1/2 butir kelapa (Saya ganti dengan 200 ml santan instan dan 300 ml air.)
  • 2 lembar daun pandan, diikat simpul (Saya ganti dengan 2 tetes esens pandan.)
  • 1/2 sdt garam
  • 120 gr gula pasir
  • 1/8 sdt vanili bubuk
  • 20 gr sagu mutiara, direbus (Saya sih pakai 40 gr sagu mutiara.)

Cara membuat:
  • Larutkan tepung hunkwe di dalam 250 ml santan (dari 500 ml santan). Sisihkan.
  • Rebus sisa santan, daun pandan, garam,gula pasir, dan vanili bubuk sambil diaduk sampai mendidih.
  • Tuang larutan tepung hunkwe. Aduk rata. Masak lagi sambil diaduk sampai meletup-letup. Angkat.
  • Masukkan sagu mutiara. Aduk sampai sagu mutiara menyebar.
  • Ambil adonan. Sendokkan di atas plastik.Lipat dan biarkan dingin. (Sudah hafal kan kalau saya ini enggak suka yang ribet? :D Jadi saya tuang saja adonannya ke dalam cetakan agar.)

Simpel ya? Hasilnya pun cantik dan manis ;)

Referensi:
http://www.sajiansedap.com/recipe/detail/17509/cantik-manis

Tuesday, February 10, 2015

Ayam Betutu Cep'er, Jaen!

Beberapa waktu yang lalu, saya dan keluarga kebingungan mencari tempat makan siang sepulangnya dari Alam Wisata Cimahi. Tiba-tiba, suami saya teringat pada resto milik temannya yang berada di Jalan Cihanjuang. Menu andalannya katanya ayam betutu. Wah, menarik sekali. Setelah menanyakan lokasi tepatnya, kami pun segera meluncur ke Ruko Citra Cihanjuang.



Tempatnya cukup strategis dan mudah dicari. Karena berada di kompleks ruko, lahan parkirnya juga luas. Resto ini menempati salah satu ruko di bagian depan, di atas toko kue atau roti. Jadi harus naik tangga dulu untuk mencapai ke sana.

Tampak luar
Nyaman, rapi, dan bersih, begitulah kesan pertama yang saya dapatkan ketika tiba di resto tersebut. Desainnya minimalis tapi tetap trendi. Ada sekitar enam set meja dan bangku ala warung yang tersebar di ruangan itu sehingga suasananya terasa lebih santai. Pengunjung dapat memilih duduk di dalam atau duduk di dekat balkon.

Dapur dan kasir
Pilihan menunya pun beragam. Selain ayam betutu, ada varian menu ayam lainnya seperti ayam goreng, ayam kemangi, ayam sambal matah, ayam kuluyuk, dan lain-lain. Untuk yang bosan sama ayam, ada puyuh, soto, dan tomyum juga.

Menu makanan
Menu minuman
Waktu itu, kami memesan nasi uduk ayam betutu, nasi ayam goreng, dan nasi soto bandung. Baru terpikir sekarang, kenapa enggak ada yang pesan puyuh yah? Menyesal deh sekarang, penasaran bagaimana rasanya ….

Ayam betutunya sih enaaak…. Aromanya wangi sekali. Bumbunya mantap dan meresap ke dalam daging yang teksturnya sangat lembut. Saya belum pernah mencoba ayam betutu asli dari Bali, jadi saya enggak tahu apakah rasanya sangat mirip dengan aslinya atau sudah dimodifikasi sesuai lidah orang Sunda. Tapi yang pasti daun jeruk dan serainya melimpah. Harum, gurih, dan pedas. Semakin nikmat dimakan bersama nasi uduknya yang hangat, pulen, dan juga gurih. Delicious! Atau jaen kalau dalam Bahasa Bali :D

Nasi Uduk Ayam Betutu (Rp 16.000)
Nasi Ayam Goreng (Rp 16.000)
Saya juga sempat mencicipi ayam goreng. Enggak kalah enak, lembut, dan gurih. Apalagi dicocol sama sambal yang pedasnya pas.

Setiap pengunjung mendapatkan teh tawar hangat gratis. Cocok sekali untuk meredakan sensasi pedas setelah menyantap ayam betutu. Tetapi, selain itu, saya juga memesan Oreo Blended Cappucino. Manis dan segar. Enggak giung walaupun saya pesannya tanpa es.

Teh tawar hangat, keren ya cangkirnya :D
Oreo Blended Cappucino (Rp 9.000)
Kesimpulannya, resto ini recomended sekali. Bukan hanya karena tempat dan rasanya, tapi juga karena harganya yang cukup terjangkau. Bisa delivery pula. Asyik banget kan? ;)

~~~

Ayam Betutu Cep'er
Ruko Citra Cihanjuang
Jl. Cihanjuang No. 104
Prapatan Jati Cimahi
Buka: setiap hari, 10.00-22.00 WIB

Saturday, February 7, 2015

Es Yoghurt

Tiap hari, Bandung diguyur hujan. Tapi, hujannya sore hari aja. Pagi sampai siang hari sih, panas mentereng. Makanya, walaupun musim hujan, saya tetap bikin camilan segar untuk Jav kalau dia pulang sekolah. Tentunya untuk saya juga dong yang menjemputnya :p


Di rumah, saya selalu sedia yoghurt di dalam kulkas. Selain untuk dijual, juga untuk stok saya pribadi. Yoghurt ini manfaatnya banyak sekali loh. Diantaranya:
  • Kaya akan kalsium dan vitamin D yang baik untuk menjaga kesehatan tulang.
  • Dibandingkan susu, yoghurt lebih mudah dicerna.
  • Mengandung probiotik yang baik untuk pencernaan.
  • Mengandung kalium yang dapat menurunkan tekanan darah tinggi.
  • Mengandung asam laktat yang baik untuk kesehatan kulit.
  • Mengandung berbagai jenis vitamin.
  • Meningkatkan kekebalan tubuh.
  • Mengurangi risiko infeksi jamur pada vagina.
  • Meringankan penyakit pada usus.
  • Membantu menurunkan berat badan.

Biasanya sih saya langsung minum yoghurtnya begitu saja. Namun sering juga yoghurt ini menjadi andalan saya apabila ada tamu  yang tiba-tiba datang berkunjung ke rumah. Cukup sajikan potongan buah-buahan yang ditambah jeli atau sari kelapa (tergantung persediaan) lalu siram deh dengan yoghurt. Praktis ;)

Nah, baru-baru ini saya baru terpikir untuk membuat es yoghurt. Pasti Jav bakalan suka.

Bahan:
  • 250 ml air 
  • 50 gram gula pasir 
  • 125 gram yoghurt 
  • Kolang-kaling, jeli, atau agar-agar secukupnya, potong kecil

Cara Membuat:
  • Rebus air dan gula pasir. Dinginkan.
  • Tambahkan yoghurt dan kolang-kaling/jeli/agar-agar. Aduk.
  • Tuang ke dalam cetakan.
  • Bekukan.

Kombinasi asam, manis, dan dingin, hasilnya segar! Pas banget dimakan siang-siang, pulang dari sekolah Jav. Memang, es yoghurt ini biasanya sih paling cocok pakai kolang-kaling. Tapi yang adanya jeli, ya udah pakai yang ada saja :D

Pssst, untuk yang di Bandung, kalau mau bikin juga, boleh loh pesan yoghurtnya sama saya. Jadi, yoghurt yang selalu saya konsumsi ini, hasil produksi paman saya (sepupu ibu saya). Bahannya terjamin berkualitas dan proses produksinya terjamin bersih. Yoghurtnya kental dan terdiri dari berbagai macam pilihan rasa. Ada yang tawar (cocok nih untuk dijadikan masker wajah), ada juga rasa vanila, leci, jeruk, anggur, strwaberry, blueberry, dan moka.

Tadinya sih enggak ada niat pasang iklan. Tapi berhubung udah ada foto botol yoghurtnya, jadinya sekalian aja deh jualan, hihihi….

Referensi:
http://m.detik.com/health/read/2013/06/04/071229/2263898/766/2/ini-dia-10-manfaat-sehat-yoghurt

Thursday, February 5, 2015

'I Spy' Bottle: All About Food

Jalan-jalan di saat musim liburan seperti kemarin, mau enggak mau harus siap menghadapi macet. Waktu pergi ke Pelabuhan Ratu awal tahun ini, saya membuat 'I Spy' Bottle untuk Jav supaya dia enggak bosen kalau macet di jalan.

Dok. Pribadi
Bahan-bahannya mudah dicari, cara membuatnya juga sangat mudah. Tapi manfaatnya lumayan banyak. Bisa digunakan untuk melatih anak melakukan observasi/mengenal benda (huruf, angka, warna, dan lain-lain) serta meningkatkan kemampuan konsentrasinya. Yang pasti sih, mainan ini cukup asyik untuk menghilangkan rasa bosan. Dan oke juga dijadikan alternatif permainan yang menenangkan sebelum tidur.

Bahan:
  • Botol plastik bekas air minum
  • Beras
  • Mainan kecil
Dok. Pribadi
Semuanya bisa diatur sesuai dengan persediaan. Kalau rajin, berasnya bisa diberi warna terlebih dulu. Bisa juga diganti dengan kacang hijau atau pasta atau apapun. Bebas.

Dok, Pribadi
Mainannya juga enggak perlu beli, bisa dicari dari yang ada di rumah. Berhubung mainan kecil-kecil yang berhasil saya temukan di rumah jumlahnya enggak memadai, saya pun membeli beberapa set penghapus kecil sebagai tambahannya. Murah meriah. Namun, karena penghapus bentuk alat pertukangannya terlalu besar, akhirnya yang dipakai hanya penghapus bentuk makanan.

Agar lebih menarik, saya tambahkan dua bungkus payet glitter.

Cara membuat:
  • Bersihkan botol hingga kering.
  • Masukkan beras dan mainan ke dalam botol.
  • Tutup botol dan lindungi dengan selotip.
  • Kocok.

Dok. Pribadi
Dok. Pribadi
Alhamdulillah, Jav suka. Walaupun perjalanannya termasuk cukup lancar (waktu itu hanya agak macet ketika pulang saja di daerah Tagog Apu, itupun Javnya tidur), tapi Jav enggak mau lepas dari mainan barunya, hihihi….

Dengan sangat antusias, Jav menyebutkan makanan apa saja yang dia temukan. Kadang, saya yang memintanya untuk mencari makanan yang saya sebutkan. Jav sih paling suka kalau dia menemukan es krim :)

Lain kali, mau buat lagi yang isinya huruf ah…. Cara bermainnya bisa bervariasi dan lebih menantang ;)

Referensi:
http://www.sweethappylife.com/2011/activities/fun-activities/i-see-bottles-i-spy-bottles/

Tuesday, February 3, 2015

Jav 4 Tahun 1 Bulan

Dok. Pribadi

  • Suka banget ujan-ujanan, lari-lari di jalan yang banjir, main sepeda di kubangan heuheu….
  • Paling senang bantuin Bundanya cuci piring :))
  • Rutin diajak renang, tapi masih suka takut sama air.
  • Doyan kalau diajak ngeoff road :D