Semenjak berubah status menjadi
stay at home mother, mobilitas saya pun otomatis berkurang. Kalau ingin keluar rumah, biasanya harus menunggu
weekend supaya bisa diantar suami. Termasuk untuk membeli buku. Itupun tidak bisa sebebas dulu, gara-gara perhatian saya selalu terpecah karena sambil mengejar-ngejar Jav. Memilih buku pun rasanya menjadi tidak tenang.
Sementara itu, toko buku
online begitu banyak bertebaran. Maka toko buku
online pun menjadi alternatif bagi saya untuk membeli buku. Selain dapat membeli buku tanpa perlu khawatir Jav hilang hehehe, berbelanja di toko buku
online juga mempunyai berbagai keuntungan seperti tidak perlu berpakaian rapi, hemat waktu dan energi karena bebas macet, bisa dilakukan sambil tidur-tiduran di sofa, dan biasanya diberi diskon sebesar 10-25% :))
Berikut beberapa toko buku
online yang pernah saya coba.
Bukabuku
(+) Tarif ongkos kirim flat.
(+) Pembayaran dapat dilakukan melalui transfer, setoran tunai, atau COD (khusus untuk wilayah Jakarta).
(+) Status pesanan dan konfirmasi pembayaran dapat dilihat dengan lengkap dan jelas di Mybukabuku.
(+) Selain dapat dilihat di Mybukabuku, Bukabuku juga mengirimkan konfirmasi pemesanan, konfirmasi ketersediaan barang, dan konfirmasi pengiriman lewat
email.
(+) Respon terhadap pertanyaan cepat.
(+) Menyediakan jasa pembungkusan kado.
(-) Prosesnya lama yaitu 4 hari kerja untuk buku lokal dan 15-20 hari kerja untuk buku import diluar sabtu dan minggu. Waktu itu saya memesan buku Antologi Rasa, Kening, dan Remember Me. Hari ke-16 setelah pelunasan, saya mendapat pemberitahuan bahwa buku Remember Me tidak tersedia, dan diminta nomor rekening untuk pengembalian dana. Saya memberikan nomor rekening sambil mengomel karena sudah menunggu lebih dari dua minggu, tapi bukunya malah tidak ada padahal status ketersediaan buku di
website tersedia. Hari ke-17 saya mendapat pemberitahuan bahwa semua buku termasuk Remember Me siap dikirim dalam waktu maksimal 24 jam.
(+) Saat bukunya sampai, saya merasa senang karena ternyata Bukabuku memberikan bonus tiga buah pembatas buku hohoho.
Kesan: Toko buku
online ini aneh ya, tinggal cek ketersediaan buku di gudang saja lama sekali. Dan buku yang awalnya katanya tidak ada, bisa tiba-tiba jadi ada *bingung*.
Kutukutubuku
(-) Ongkos kirim disesuaikan dengan tarif yang berlaku pada TIKI JNE.
(+) Pembayaran dapat dilakukan melalui transfer Bank (BCA dan
Mandiri), Western Union, atau Moneygram.
(-) Tidak bisa melihat status pemesanan di
website. Setelah melakukan pemesanan di
website, komunikasi selajutnya dilakukan melalui
email.
(+) Konfirmasi dan tanya jawab melalui
email cukup responsif.
(-) Prosesnya lama yaitu 3-5 hari kerja di luar sabtu dan minggu (beberapa penerbit bisa 2 minggu sampai 1 bulan). Waktu itu saya pesan buku Rumah Cokelat, Sakinah Bersamamu, dan The Lion King. Hari ke-9 setelah pelunasan saya mendapat pemberitahuan bahwa buku belum bisa dikirim karena masih menunggu konfirmasi ketersediaan buku Sakinah Bersamamu dan The Lion King. Hari ke-10 saya mendapat pemberitahuan bahwa buku akan segera dikirim, kecuali buku Sakinah Bersamamu yang saat itu sedang kosong. Pengembalian dana akan dikirimkan maksimal 5x24 jam.
(-) Tidak teliti. Hari ke-12, buku sudah sampai, tetapi ternyata buku The Lion King yang dikirim berbeda dengan buku The Lion King yang saya pesan. Saya pun langsung menyampaikan keluhan melalui
email. Hari ke-14, saya mendapat pemberitahuan bahwa buku dapat ditukar. Saya diminta untuk mengirimkan buku yang salah, namun tidak diberitahu alamat pengirimannya. Hari ke-15 saya diberi alamat pengiriman buku. Hari ke-17 saya mengirimkan kembali buku yang salah.
(+) Bertanggungjawab
Hari ke-18 buku yang benar akhirnya dikirim, begitu juga dengan pengembalian dana untuk buku yang kosong dan penggantian ongkos kirim.
Kesan: Saya baru tahu bahwa gudang yang disebut-sebut di setiap toko buku
online itu ternyata gudang penerbit, pantas saja lama.
Gramediaonline
(+) Pembayaran dapat dilakukan melalui kartu kredit (Master Card dan Visa Card) atau transfer Bank (BCA, BNI, dan Mandiri).
(+) Status pesanan dan konfirmasi pembayaran dapat dilihat dengan lengkap dan jelas di My Account.
(+) Selain dapat dilihat di My Account, Gramediaonline juga mengirimkan konfirmasi pemesanan, pembayaran, dan konfirmasi pengiriman lewat
email.
(+) Koleksinya lumayan lengkap. Waktu itu saya memesan buku Emilie Belum Mau Tidur dan Emilie Sedang Kesal yang sudah sangat susah dicari dimana-mana baik di toko buku
online maupun toko buku
offline.
(+) Prosesnya cepat. Buku pesanan saya langsung dikirim sehari setelah konfirmasi pembayaran.
Kesan: Singkat, jelas, padat, dan cepat. Puas! Mungkin karena mempunyai toko
offline juga, maka gudangnya cukup lengkap sehingga tidak perlu menunggu konfirmasi ketersediaan buku dari gudang penerbit.
Lentera Hati
Waktu itu saya ngidam buku
Baby Blues yang sudah susah dicari dimana-mana. Akhirnya saya langsung saja tanya ke penerbitnya, ternyata masih ada! Jadi selain pesan buku Baby Blues 1 dan 2 (Buah Hati), saya juga sekalian pesan Catatan Ayah Asi (Buah Hati) dan Untuk Indonesia yang Kuat (Literati).
(+) Respon cepat melalui
email. Tanya jawab ketersediaan buku serta cara pembayaran bisa selesai dalam satu hari.
(-) Prosesnya lama.
Hari ke-5 setelah konfirmasi pembayaran, saya menanyakan status pesanan saya dan mendapat jawaban bahwa pengiriman tertunda karena sedang dilakukan
stock opname selama 2 hari. Hari ke-10 saya bertanya lagi, tapi tidak mendapatkan respon. Hari ke-14, buku pesanan saya akhirnya sampai.
Erlanggashop
Sejak belanja buku di Lentera Hati, saya mulai keranjingan pesan buku langsung ke penerbitnya. Waktu itu saya pesan buku Tidurlah Anakku, Aku dan Ayahku, dan Hiu Murah Senyum.
(+) Respon cepat melalui
email. Tanya jawab ketersediaan buku serta cara pembayaran bisa selesai dalam satu hari.
(+) Prosesnya cepat. Buku dikirim di hari yang sama atau sehari setelah pembayaran.
Stiletto Book
Akhir tahun yang lalu, Stiletto Book mengadakan #stilettoshockingsale, jadi saya pesan buku A Cup of Tea for Writer dan Girl Talk.
(-) Email saya yang dikirim dari Yahoo tidak direspon. 2 hari kemudian baru ketahuan bahwa
email saya tersebut masuk
spam. Tetapi saya sudah mengirim
email lagi dari Gmail.
(+) Respon cepat melalui
email. Tanya jawab ketersediaan buku serta cara pembayaran bisa selesai dalam satu hari.
(+) Prosesnya cepat. Buku dikirim di hari yang sama atau sehari setelah pembayaran.
Diva Press
Waktu itu Papah minta dicariin buku pengelolaan dan peraturan tentang perusahaan untuk saya baca tetapi belum saya baca juga sampai sekarang :(. Kebetulan Diva Press mempromosikan salah satu buku barunya yaitu Tata Cara Lengkap Mendirikan PT. Saya cek di toko buku
online lain belum ada, padahal mau sekalian beli buku yang lain juga. Akhirnya saya pesan di penerbitnya saja dan agar tidak boros ongkos kirim saya pesan Surat Cinta untuk Kisha juga.
(-) Susah dihubungi. Hari pertama saya menghubungi melalui
email tapi tidak ada respon. Hari kedua siang saya memesan buku di
website, juga tidak direspon. Hari kedua sore saya menghubungi melalui SMS pada nomor yang tertera di
website (cara pemesanan), juga tidak direspon. Hari kedua malam saya mengadu melalui Twitter, dan diberi nomor telepon lain (nomor telepon penerbit yang tertera di halaman depan
website). Hari ketiga akhirnya SMS saya mendapatkan respon.
(+) Respon cepat melalui SMS. Tanya jawab ketersediaan buku serta cara pembayaran bisa selesai dalam satu hari.
(+) Prosesnya cepat. Buku dikirim sehari setelah pembayaran.
Semoga tulisan saya tentang pengalaman belanja di toko buku
online ini bermanfaat. Jangan menggunakan tulisan ini sebagai patokan, cukup sebagai gambaran saja karena saya baru belanja di toko-toko buku
online tersebut satu kali saja (yang cukup sering hanya di Gramediaonline dan Erlanggashop).
Saya pribadi sebenarnya lebih senang belanja di toko buku
offline. Ada kepuasan tersendiri bisa berada di tengah-tengah ruangan yang berisi rak penuh buku. Apalagi kalau belanjanya di toko buku diskon, selain mendapatkan diskon, bukunya juga bisa diberi sampul plastik gratis :D